Media Kampung – Lontong Pecel Karimata di Jember membuktikan bahwa UMKM yang menjaga kualitas dan konsistensi mampu bertahan lintas generasi. Usaha yang dirintis Mbah To ini telah berdiri puluhan tahun dan tetap menjadi favorit masyarakat.
Meskipun harga naik dari Rp3.500 menjadi Rp7.000 per porsi seiring kenaikan harga bahan baku, warung ini tetap ramai dikunjungi. Cita rasa khas yang tidak berubah menjadi alasan utama pelanggan setia kembali.
Sang pendiri, Mbah To, kini telah menyerahkan usaha kepada anaknya karena usianya sudah lanjut. Namun, resep dan kualitas rasa dipertahankan. “Usaha Lontong Pecel Karimata ini sudah berdiri puluhan tahun dan dirintis oleh ibu kami. Sekarang saya meneruskan usaha ini karena beliau sudah sepuh. Alhamdulillah, sampai sekarang pelanggan masih banyak yang datang,” ujar Mbah To, Sabtu (27/6/2026).
Warung buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga dagangan habis. Antrean pelanggan sudah terlihat sejak pagi. Seorang pelanggan setia mengaku sudah langganan sejak harga Rp5.000. “Sekarang memang sudah Rp7.000, tapi menurut saya tetap sangat terjangkau. Yang paling penting rasanya tidak berubah, tetap enak seperti dulu. Makanya saya sampai sekarang masih sering datang ke sini, bahkan kadang mengajak keluarga atau teman,” katanya.
Keberadaan Lontong Pecel Karimata menjadi contoh UMKM yang berhasil menjaga kepercayaan pelanggan dan bertahan dari generasi ke generasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan