Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember memperkenalkan TELKOTEL Ikan Tenggiri sebagai camilan khas Desa Bandaran pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 09.00 WIB.

Kegiatan berlangsung di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan dan melibatkan ibu‑ibu rumah tangga serta anak‑anak desa dalam proses kolaboratif.

Mahasiswa KKN memberikan pendampingan langsung mulai dari persiapan bahan, pencampuran adonan, hingga teknik penyajian dan pengemasan produk.

Selama proses, peserta diajarkan pentingnya kebersihan dalam pengolahan makanan serta strategi pemasaran untuk meningkatkan nilai jual produk rumahan.

Inisiatif ini selaras dengan program pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya menekankan praktik pembuatan makanan, melainkan juga pemberdayaan ekonomi lokal.

Salah satu mahasiswa KKN menyatakan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan hasil laut sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.”

Para ibu rumah tangga aktif mencampur ikan tenggiri, tepung, dan bumbu, sementara anak‑anak belajar mengenali potensi hasil laut daerah mereka.

Produk TELKOTEL diharapkan menjadi ciri khas kuliner Desa Bandaran dan menjadi usaha rumahan berkelanjutan bagi warga.

Desa Bandaran, yang terletak di pesisir Pamekasan, memiliki akses melimpah ke ikan tenggiri, sehingga inovasi ini memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Mahasiswa KKN menekankan bahwa pemanfaatan hasil laut secara kreatif dapat membuka peluang pasar baru, baik di tingkat lokal maupun regional.

Respons masyarakat sangat positif; peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan produksi dan menyampaikan keinginan untuk melanjutkan produksi secara rutin.

Dengan dukungan teknis dari UMJ, proses produksi TELKOTEL diharapkan dapat ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat bersaing di pasar tradisional dan modern.

Keberhasilan program ini memberikan contoh konkret bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas dapat menciptakan inovasi produk yang berkelanjutan.

Ke depan, mahasiswa KKN berencana mengadakan pelatihan lanjutan tentang branding dan distribusi untuk memastikan produk TELKOTEL dapat menjangkau konsumen lebih luas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.