Media Kampung – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membenarkan kabar dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Kedua korban adalah Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Kronologi Meninggalnya Anisa Muyassaroh

Anisa Muyassaroh mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI Mulawarman Balikpapan. Pada 18 Juni 2026, ia mengalami gangguan kesehatan. Setelah mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan satuan, ia dirujuk ke rumah sakit. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan Anisa meninggal dunia akibat heat stroke.

Kronologi Meninggalnya Yonanda Muhammad Taufiq

Yonanda Muhammad Taufiq mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja. Pada 15 Juni 2026, kondisinya menurun dan dirujuk ke rumah sakit. Berdasarkan keterangan medis, ia meninggal dunia akibat cardiac arrest (henti jantung).

Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Latihan

Kemenhan memastikan bahwa Yonanda, Anisa, dan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak mengikuti latsarmil. Materi pendidikan latsarmil juga telah dipastikan aman untuk warga sipil.

Evaluasi dan Pendampingan

Meskipun dinyatakan aman, Kemenhan akan mengevaluasi pendidikan latsarmil agar ke depan peserta dapat menjalani materi dengan aman dan nyaman. Kemenhan bersama TNI telah memberikan pendampingan kepada keluarga kedua peserta dan memastikan seluruh proses penanganan sesuai prosedur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.