Media Kampung – Raffi Ahmad akhirnya menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi kabar yang menyeret namanya dalam kasus suap impor Bea Cukai. Artis berusia 39 tahun itu membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam transaksi ilegal melalui sebuah toko di New York.
Dalam klarifikasinya, Raffi Ahmad memulai dengan menjelaskan soal video viral yang memperlihatkan dirinya berada di toko elektronik Blueray Cargo Group di New York. Ia menegaskan, kunjungannya saat itu bukan untuk bertransaksi, melainkan bagian dari agenda touring bersama klub motornya, The Dudas Minus One, bersama Gading Martin, Desta Mahendra, dan Ariel NOAH.
Raffi mengaku singgah di restoran Awang Kitchen untuk mendukung usaha milik WNI. Saat akan meninggalkan lokasi, ia dicegat seseorang yang memperkenalkan diri dan menawarkan produk. Raffi mengaku hanya bersikap sopan dan tidak ada transaksi yang terjadi.
“Ya nggak mungkin dong saya bilang, ‘Oh nggak ah, saya nggak mau kirim lewat kamu’, kan nggak mungkin. Jadi karena lagi rame-rame saya bilang, ‘Oh iya iya iya, oke nanti kalau ada handphone yang baru itu, ya udah nanti saya kirim ya.’ Hanya sebatas itu. Intinya saya basa-basi,” ujar Raffi.
Lebih lanjut, Raffi menegaskan tidak ada komunikasi lanjutan dengan pihak toko. Ia bahkan tidak memiliki nomor telepon atau kontak mereka, dan tidak pernah menerima kiriman barang. “Saya tidak ada nomor teleponnya mereka. Tidak pernah terima kiriman apa pun. Namanya pun nggak inget. Memesan pun secara transaksional pun nggak,” tegasnya.
Seorang WNI bernama Vina yang pernah bekerja di New York juga memberikan testimoni. Menurut Vina, pihak Blueray ikut prihatin karena interaksi singkat Raffi dengan mereka justru menjadi masalah hukum di Indonesia. Vina membenarkan bahwa Raffi sempat ditawari barang gratis, namun menolak. “Terus yang kita tawarin gratis, padahal dia ditawarin gratis nggak mau,” ujar Vina dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Klarifikasi ini menjadi perkembangan terbaru setelah nama Raffi Ahmad terseret kasus suap impor Bea Cukai yang ramai diperbincangkan. Raffi berharap penjelasannya dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan