Media Kampung – Geger melanda kawasan pertanian Glenmore, Banyuwangi, ketika sebuah granat tangan ditemukan di kebun karet dan polisi langsung melakukan disposal untuk mengamankan publik. Penemuan itu memicu respons cepat tim Gegana Brimob yang dikerahkan untuk menonaktifkan benda berbahaya tersebut.
Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Kebun Karet Afdeling Besaran, Kebun Kendenglembu, Desa Karangharjo. Seorang pekerja kebun bernama Aladin, usia 45 tahun, sedang memupuk tanaman ketika melihat sebuah objek logam terbenam di tanah dan menganggapnya mencurigakan.
Aladin segera melaporkan temuannya ke Polsek Glenmore pada pukul 09.55 WIB. Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan menyatakan, “Saksi menemukan benda mencurigakan di tanah saat bekerja, kemudian langsung melapor.” Laporan tersebut menjadi titik tolak penyelidikan resmi.
Setelah menerima laporan, aparat polisi segera menurunkan garis polisi di sekitar area temuan dan melakukan sterilisasi untuk mencegah warga mendekat. Tim penyidik menyiapkan peralatan deteksi dan menyiapkan prosedur evakuasi darurat demi mengurangi risiko potensial.
Pukul 14.40 WIB, unit Gegana Jibom Sat Brimob Polda Jatim dari Kompi Bondowoso tiba di lokasi, dipimpin oleh Aipda Halili. Kedatangan unit khusus ini menandakan eskalasi penanganan, mengingat granat tangan termasuk bahan peledak yang memerlukan keahlian khusus.
Tim Gegana melakukan proses disposal dengan menonaktifkan granat menggunakan peralatan pemusnah standar, kemudian memusnahkan sisa bahan peledak di lokasi yang telah diamankan. Tidak ada korban luka, dan area kebun dapat dikembalikan ke kondisi normal setelah pemeriksaan akhir.
Kejadian ini menambah catatan langka penemuan bahan peledak di wilayah Banyuwangi, yang selama ini dikenal relatif aman. Pihak kepolisian menegaskan pentingnya kewaspadaan petani dan pekerja lapangan dalam melaporkan benda mencurigakan, serta menyoroti efektivitas prosedur penanggulangan cepat yang telah diterapkan.
Saat ini, kebun karet Glenmore telah dibuka kembali untuk aktivitas pertanian, sementara penyelidikan lanjutan terus digali untuk mengidentifikasi asal usul granat tersebut. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang dan melaporkan hal serupa di masa mendatang demi menjaga keamanan bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan