Media Kampung – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan secara terbuka bahwa negaranya melakukan operasi mata-mata siber secara besar-besaran terhadap China. Pengakuan ini disampaikan setelah pertemuan dua hari antara Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing dalam sebuah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Dalam pertemuan tersebut, Trump memberikan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak karena jarang ada pemimpin AS yang secara langsung membahas aktivitas intelijen dan spionase siber secara terbuka. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat memang menjalankan berbagai operasi siber untuk memantau China.

Pernyataan Trump ini mengundang perhatian global dan menimbulkan beragam reaksi karena secara implisit mengakui keterlibatan AS dalam praktik mata-mata digital terhadap negara lain. Hal ini juga menambah ketegangan yang sudah berlangsung lama antara kedua negara di ranah teknologi dan keamanan siber.

Selama KTT di Beijing, diskusi antara kedua pemimpin fokus pada berbagai isu strategis, termasuk perdagangan dan keamanan regional, namun pengakuan Trump terkait mata-mata siber menimbulkan sorotan tersendiri dari komunitas internasional dan pakar keamanan dunia maya.

Trump menegaskan bahwa operasi intelijen ini merupakan bagian dari strategi nasional Amerika Serikat untuk menjaga keamanan dan keunggulan teknologi di tengah persaingan yang semakin ketat dengan China. Namun, ia tidak merinci metode atau target spesifik dari aktivitas mata-mata tersebut.

Situasi ini menandai salah satu momen langka di mana seorang Presiden AS secara terbuka mengakui keterlibatan negaranya dalam pengawasan siber terhadap negara lain, khususnya China. Pernyataan ini diperkirakan akan mempengaruhi dinamika hubungan bilateral kedua negara dalam waktu dekat.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah China terkait pengakuan Trump tersebut. Namun, para analis memperkirakan pernyataan ini bisa memicu diskusi lebih lanjut mengenai kebijakan keamanan siber dan diplomasi antara Washington dan Beijing.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.