Media Kampung – Serangan drone besar-besaran mengguncang ibu kota Rusia, Moskow, pada Senin (23/6/2026). Akibat serangan tersebut, empat bandara utama di sekitar Moskow terpaksa ditutup sementara. Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara berhasil menembak jatuh hampir 60 drone, namun ia tidak merinci jumlah total drone yang menyerang.
Empat bandara yang ditutup adalah Sheremetyevo, Domodedovo, Vnukovo, dan Zhukovsky. Penutupan ini dilakukan pada Senin pagi waktu setempat dan mengganggu jadwal penerbangan. Tim tanggap darurat telah dikerahkan ke berbagai lokasi jatuhnya drone untuk mengamankan area.
Serangan ini terjadi hanya sepekan setelah Ukraina menyerang sebuah kilang minyak di wilayah Moskow. Dalam serangan pekan lalu, Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh sekitar 200 drone Ukraina, yang disebut sebagai salah satu serangan udara terbesar Ukraina ke wilayah Rusia sejak perang dimulai pada 2022.
Dampak serangan juga meluas hingga ke Sevastopol, ibu kota Crimea yang dianeksasi Rusia. Wali Kota Sevastopol, Mikhail Razvozhayev, mengumumkan larangan seluruh kegiatan luar ruangan pada Senin demi keamanan. Ia juga memerintahkan pemadaman lampu penerangan di sejumlah area dan meminta warga mengurangi penggunaan energi listrik sementara waktu.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Ukraina mengenai serangan ini. Situasi di Moskow dan Sevastopol masih dalam pengawasan ketat otoritas setempat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan