Media Kampung – Upaya untuk melarang konser Kanye West semakin meluas. Setelah Prancis dan Inggris mengambil sikap, kini tiga organisasi di Tampa, Florida, secara resmi menentang pertunjukan rapper kontroversial tersebut yang dijadwalkan pada 26 dan 28 Juni di Raymond James Stadium.
Tampa Jewish Federation, Florida Holocaust Museum, dan cabang Florida dari National Organization for Women (NOW) mengeluarkan pernyataan bersama menolak konser Ye, demikian sebutan Kanye West. Mereka meragukan ketulusan permintaan maaf yang disampaikan West di Wall Street Journal, yang menyebut ujaran antisemitnya sebagai akibat episode manik.
Presiden Florida Holocaust Museum, Eric Stillman, menyatakan bahwa komunitas Yahudi di Tampa dan seluruh dunia sulit menerima permintaan maaf tersebut karena tidak diikuti tindakan nyata yang menunjukkan perubahan hati yang tulus. Sementara itu, Wakil Presiden NOW Florida, Debbie Deland, menilai pola ujaran kebencian dan Nazisme yang konsisten dari West tidak bisa begitu saja diubah dengan permintaan maaf mendadak.
Penolakan juga datang dari Senator Florida Rick Scott. Ia mendesak Tampa Sports Authority untuk mempertimbangkan ulang penggunaan Raymond James Stadium, yang merupakan fasilitas publik yang didanai pajak, untuk konser West. Scott menegaskan bahwa pendapatan dari pajak tidak boleh digunakan untuk memberikan panggung kepada seorang antisemit yang secara terbuka memuji Nazi dan menghina Yahudi.
Kanye West sendiri sebelumnya telah sukses menggelar konser di Turki dengan materi yang aman, seperti lagu-lagu hits dan materi baru dari album Bully yang tidak kontroversial. Namun, kekhawatiran muncul jika ia membawakan lagu seperti ‘Heil Hitler’ yang sangat ofensif. Meski sejauh ini belum terjadi, Prancis dan Inggris telah mengambil langkah preventif, dan kini Tampa bergabung dalam upaya tersebut.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Kanye West maupun penyelenggara konser mengenai tekanan ini. Namun, dengan semakin banyaknya organisasi dan tokoh yang menentang, masa depan konser di Tampa menjadi tidak pasti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan