Media Kampung – Pemerintah Iran akhirnya merilis jadwal resmi rangkaian upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi penghormatan terakhir akan dimulai di Teheran pada 4 Juli 2026, setelah sebelumnya tertunda akibat perang berkepanjangan di kawasan Asia Barat.

Ali Khamenei wafat pada 28 Februari 2026 dalam serangan udara gabungan AS-Israel yang menghantam kompleks kediamannya di pusat Teheran. Jenazahnya disimpan di tempat aman selama eskalasi konflik militer berlangsung. Baru setelah gencatan senjata pada 8 April dan perkembangan negosiasi damai, stabilitas dalam negeri dinilai cukup kondusif untuk menggelar pemakaman kenegaraan.

Berdasarkan pengumuman stasiun televisi pemerintah Irib pada Sabtu, 13 Juni 2026, rangkaian acara diawali dengan upacara di Teheran selama tiga hari, mulai 4 Juli hingga 6 Juli. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke kota suci Qom pada 7 Juli untuk memberi kesempatan bagi jutaan warga dan ulama memberikan doa pelepasan. Puncak prosesi akan berlangsung di Mashhad pada 9 Juli, di mana Khamenei akan dimakamkan di kompleks Makam Imam Reza, tempat paling suci bagi umat Muslim Syiah.

Komite pemakaman nasional memperkirakan sekitar 20 juta orang dari seluruh Iran dan perwakilan internasional akan hadir. Pengaturan logistik dan keamanan ketat sedang disiapkan agar seluruh prosesi berjalan khidmat. Pemakaman ini juga akan menjadi momen bagi putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, yang kini memegang posisi pemimpin tertinggi, untuk menunjukkan perannya di era pasca-perang.

Menariknya, tanggal dimulainya upacara nasional bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli. Sementara itu, negosiasi damai antara Iran dan AS masih berlangsung dengan mediator Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Pemakaman putri dan menantu Khamenei yang turut tewas dalam serangan Februari lalu juga akan dilaksanakan pada hari yang sama di Mashhad.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.