Media Kampung – Ted Turner, pendiri jaringan berita 24 jam CNN, meninggal pada Rabu 6 Mei 2026 di usia 87 tahun.
CEO CNN Worldwide Mark Thompson menyatakan, “Ted adalah raksasa yang menjadi landasan kita, dan kita semua akan meluangkan waktu sejenak hari ini untuk mengenang beliau dan pengaruhnya terhadap kehidupan kita dan dunia,” dalam pernyataan yang dikutip AFP, lalu menambahkan, “Beliau adalah dan akan selalu menjadi jiwa yang memimpin CNN.”
Turner sebelumnya mengumumkan pada 2018 bahwa ia menderita demensia Lewy Body, dan pada awal 2025 ia dirawat karena pneumonia ringan.
Ia meninggalkan lima anak, empat belas cucu, dan dua cicit.
Robert Edward “Ted” Turner III lahir di Cincinnati, Ohio pada November 1938 dan menempuh pendidikan di sekolah militer berasrama di Tennessee sebelum masuk Universitas Brown, namun dikeluarkan sebelum lulus.
Setelah ayahnya bunuh diri akibat krisis keuangan, Turner mengambil alih bisnis periklanan keluarga yang sedang terpuruk.
Dengan membeli beberapa stasiun radio, ia kemudian mengakuisisi stasiun televisi Atlanta yang sedang kesulitan pada tahun 1970, menandai langkah pertamanya ke dunia televisi.
Sepuluh tahun kemudian, stasiun tersebut menjadi pusat Turner Broadcasting System yang beroperasi secara nasional, dan keuntungan dari jaringan ini ia alokasikan untuk meluncurkan CNN.
CNN resmi mengudara pada 1 Juni 1980, menjadi jaringan berita pertama yang menyiarkan 24 jam nonstop, mengubah cara publik mengakses informasi.
Keberhasilan CNN memicu munculnya jaringan berita 24 jam lain seperti Fox News, MSNBC, dan banyak stasiun berita di seluruh dunia.
Kerajaan televisi Turner tidak berhenti pada CNN; ia memperluas portofolio dengan saluran TBS dan TNT yang menayangkan olahraga serta hiburan.
Turner juga mendirikan Turner Classic Movies yang menayangkan film klasik, serta Cartoon Network yang menjadi pionir animasi televisi.
Sebagai seorang filantropis, Turner menyumbangkan dana untuk pendidikan, lingkungan, dan seni, meskipun artikel ini tidak merinci jumlahnya.
Mark Thompson menegaskan, “Beliau adalah dan akan selalu menjadi jiwa yang memimpin CNN,” menyoroti pengaruh jangka panjangnya pada industri berita.
Model penyiaran 24 jam CNN membuka peluang bagi media untuk memberikan laporan real‑time, mempercepat siklus berita global.
Kepribadiannya yang flamboyan, termasuk gaya hidup mewah dan kebiasaan berpakaian eksentrik, membuatnya menjadi figur ikonik dalam dunia bisnis Amerika.
Meski kondisinya menurun, Turner tetap muncul sesekali dalam acara amal hingga beberapa bulan sebelum wafatnya.
Kematian Turner menimbulkan duka di kalangan pemimpin media, politisi, dan publik internasional yang menghargai kontribusinya.
Warisan CNN terus berlanjut, dengan jaringan yang kini memiliki jutaan pemirsa di lebih dari seratus negara.
Hari ini, industri berita tetap mengingat visi Turner sebagai fondasi era informasi cepat dan terus mengembangkan format yang ia perkenalkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan