Media Kampung – 15 April 2026 | Sinergi diaspora Indonesia di Thailand semakin kuat setelah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Thailand (PCIM Thailand) menyatakan kesiapan melaksanakan program berkelanjutan dalam pertemuan dengan Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, Hari Prabowo, pada Kamis, 10 April 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung di kedutaan Indonesia, Bangkok, dan menjadi lanjutan surat resmi yang diajukan PCIM Thailand sebagai strategi memperkuat kolaborasi kelembagaan antara diaspora Indonesia dan organisasi keagamaan di Thailand.

PCIM Thailand, yang dibentuk pada tahun 2015, telah mengkoordinasikan lebih dari 3.500 warga Indonesia yang tinggal, belajar, atau bekerja di Thailand, serta mengelola jaringan keagamaan, sosial, dan ekonomi yang berorientasi pada nilai-nilai Islam moderat.

Surat resmi yang diajukan pada awal Maret 2026 menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung program-program pembangunan berkelanjutan, termasuk pendidikan, kesehatan, serta pelestarian lingkungan, yang selaras dengan agenda UNESCAP.

Sinergi diaspora diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan, mobilisasi sumber daya, serta pemberdayaan komunitas lokal melalui proyek bersama antara Muhammadiyah Thailand dan lembaga Indonesia di Bangkok.

Program berkelanjutan yang direncanakan mencakup pelatihan kejuruan bagi pemuda Indonesia, penyuluhan kesehatan reproduksi, serta inisiatif penghijauan di kawasan industri Bangkok, dengan target pelaksanaan fase pertama pada kuartal ketiga 2026.

Hari Prabowo menegaskan, “Kami menyambut baik inisiatif PCIM Thailand karena memperkuat ikatan sosial dan ekonomi antara Indonesia dan Thailand, serta berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh UNESCAP.”

Pimpinan PCIM Thailand, Dr. Ahmad Rizky, menambahkan, “Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan diaspora, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat Thai melalui program yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.”

Hubungan bilateral Indonesia‑Thailand tahun 2026 mencatat peningkatan perdagangan hingga 12 % dan pertukaran pelajar mencapai rekor tertinggi, menjadikan kerjasama lembaga keagamaan sebagai pelengkap diplomasi ekonomi.

UNESCAP, yang memegang peran koordinator regional dalam agenda keberlanjutan, memberikan dukungan teknis dan pendanaan bagi proyek-proyek yang melibatkan diaspora, termasuk inisiatif penghijauan yang direncanakan oleh PCIM Thailand.

Langkah selanjutnya meliputi pembentukan tim kerja gabungan, penyusunan rencana aksi terperinci, serta peluncuran kampanye publik pada bulan Mei 2026 untuk mengajak partisipasi lebih luas dari komunitas Indonesia di Thailand.

Hingga akhir April 2026, persiapan administratif telah selesai, dan PCIM Thailand telah mengamankan dana awal sebesar US$250.000 dari donor regional, menandakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan program berkelanjutan yang diharapkan berdampak positif bagi kedua negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.