Media Kampung – Band Romanssa akhirnya merilis EP perdana mereka yang bertajuk Penulis Lagu. Mini album ini terdiri dari enam trek yang menjadi ruang bagi para personel untuk menuangkan cerita personal yang telah mereka bawa jauh sebelum Romanssa terbentuk. EP ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan dokumentasi perjalanan hidup yang dipenuhi pengalaman, kegelisahan, dan dinamika selama bertahun-tahun.
Terbentuk dari Persahabatan Panjang
Romanssa resmi terbentuk pada September 2025, namun proses pembentukan band ini memakan waktu hingga lima tahun. Menurut drummer Romanssa, Bounty Ramdhan, kecepatan merilis EP dalam waktu tujuh bulan bukan karena terburu-buru, melainkan karena fondasi pertemanan yang sudah kuat. “Romanssa mungkin secara umur band terbilang baru, tapi untuk terbentuk menjadi band ini butuh five years in the making. Kami sefrekuensi dan enak untuk berdiskusi dan berkarya,” ujar Bounty.
Kedekatan personel terlihat dalam komunikasi sehari-hari. Bassist Alex mengungkapkan bahwa mereka hampir setiap hari berkomunikasi, tidak hanya soal musik. “Dari bangun tidur sampai sore kami teleponan, bahas film hingga game. Kami menyebutnya ngantor,” katanya. Formasi Romanssa terdiri dari Bounty (drum), Joe (gitar), Bonar (gitar), Alex (bass), dan Ochin (vokal).
Lagu Penulis Lagu Jadi Representasi Perjalanan
Semangat perjuangan tertuang dalam lagu “Penulis Lagu” yang menjadi salah satu trek paling personal. Lagu ini merefleksikan perjuangan mereka bertahan di industri musik melalui karya ciptaan sendiri. “Kami bisa survive dengan menulis lagu, meski tidak pernah membuat sesuatu yang viral, tapi somehow masih bisa bertahan di musik dan memainkan karya sendiri,” ungkap Ochin.
Romanssa juga menyoroti lagu “Selesai.” sebagai fokus utama perilisan EP. Lagu ini berkolaborasi dengan sahabat mereka, Dennis Ferdinand. Menurut Ochin, lagu tersebut menggambarkan keputusan mengakhiri hubungan yang kehilangan fondasi. “Selesai. menggambarkan keinginan menyudahi ikatan karena tidak ada lagi koneksi dan usaha yang sama. Maka selesai adalah keputusan tepat dibanding waktu terbuang sia-sia,” jelasnya.
Melalui EP Penulis Lagu, Romanssa tidak hanya merayakan persahabatan, tetapi juga mengeksplorasi sisi musikal yang berbeda. Jika di band lain personel dikenal dengan musik keras dan penuh distorsi, kali ini Romanssa memilih pendekatan yang lebih sederhana, jujur, dan lugas dalam menyampaikan cerita.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan