Media Kampung – 10 years later, one underdog streaming service is poised to be the biggest in the world. Paramount, yang sebelumnya dikenal sebagai CBS All Access, bersiap menjadi platform streaming terbesar setelah merger dengan Warner Bros. Discovery disetujui Departemen Kehakiman AS.

Pada 2017, saat serial Star Trek Discovery tayang perdana di CBS, setengah dari diskusi publik berfokus pada apakah penonton bersedia membayar langganan untuk menontonnya. Kini, hampir satu dekade kemudian, lanskap streaming berubah drastis.

Menurut laporan Media Kampung pada 11 Juni 2026, para eksekutif telah menyatakan niat untuk menggabungkan Paramount dan HBO Max menjadi satu layanan besar. Jika terealisasi, layanan gabungan ini akan memiliki 200 juta pelanggan dan pustaka konten raksasa.

Merger ini merupakan konsolidasi kekuatan hiburan terbesar sejak Disney bergabung dengan 20th Century Fox pada 2019. CBS All Access sendiri baru berganti nama menjadi Paramount pada 2021 setelah Viacom dan CBS bergabung kembali.

Dengan merger ini, waralaba seperti Star Trek dan Superman berpotensi berada dalam satu atap, membuka peluang kolaborasi lintas semesta. Namun, dampak paling langsung bagi konsumen adalah kemungkinan penggabungan layanan streaming.

Meskipun ada kekhawatiran etis tentang mega-studio yang terlalu besar, pengalaman konsumen mungkin tidak jauh berbeda dengan merger Disney-Fox. Pertanyaan utama yang kini muncul adalah: berapa biaya berlangganan layanan baru ini?

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.