Media Kampung – 12 April 2026 | Wajah kencang karena botox, Ratu Felisha tersiksa tak bisa tertawa selama syuting film yang sedang diproduksi oleh studio XYZ di Jakarta pada akhir April 2024. Penampilan tanpa ekspresi membuat proses produksi menjadi tantangan bagi sutradara dan kru.

Ratu Felisha memutuskan menyuntikkan botox pada pertengahan Maret 2024 sebagai upaya mempertahankan kekenyalan kulit menjelang peran utama dalam film drama aksi. Injeksi dilakukan oleh dokter estetika terkemuka di klinik Aesthetic Plus, dengan dosis standar 20 unit pada area dahi dan sekitar mata.

Setelah prosedur, efek pengencangan muncul dalam dua hari, menyebabkan otot-otot wajah menjadi kaku. Kondisi ini menghalangi kemampuan Felisha untuk menggerakkan otot periang, termasuk senyum dan tawa.

Syuting dimulai pada 5 April 2024 di lokasi studio Citra Film, Jakarta, dengan jadwal intensif tiga hari kerja per minggu. Karena kondisi wajahnya, sutradara meminta Felisha menahan tawa selama adegan komedi.

Sutradara film, Andi Pratama, menyatakan, “Kami menghargai komitmen Ratu Felisha, namun keterbatasan ekspresi memaksa kami mengubah blocking adegan.” Ia menambahkan bahwa tim kreatif menyiapkan alternatif visual untuk menutupi kekakuan.

Ratu Felisha mengaku, “Saya merasa tertekan karena tidak bisa mengekspresikan emosi secara natural, terutama dalam adegan yang memerlukan tawa.” Meskipun demikian, ia tetap berusaha menyalurkan energi lewat intonasi suara.

Dokter estetika, dr. Siti Lestari, menjelaskan bahwa efek botox biasanya bertahan antara tiga hingga empat bulan, dan pemulihan penuh otot memerlukan waktu dua minggu hingga satu bulan. Ia menambahkan bahwa penggunaan botox sebelum kegiatan yang membutuhkan ekspresi wajah intens sebaiknya dihindari.

Penggunaan botox di kalangan artis Indonesia memang meningkat, terutama menjelang penampilan publik atau peran penting dalam film. Namun, insiden serupa menyoroti risiko profesionalisme ketika prosedur kecantikan mengganggu proses produksi.

Kru produksi melaporkan peningkatan waktu pengambilan gambar karena harus menyesuaikan angle kamera dan pencahayaan. Beberapa adegan harus diulang untuk memastikan gerakan mulut tetap sinkron dengan dialog.

Penggemar Ratu Felisha menantikan aksi dan emosi karakter, namun mereka juga menyadari batasan fisik yang dihadapi aktris. Media sosial menampilkan diskusi hangat tentang etika penggunaan botox menjelang syuting.

Sebelumnya, aktris lain seperti Luna Maya mengalami kesulitan serupa ketika melakukan prosedur filler sebelum memulai proyek film pada 2022. Kasus tersebut juga memicu debat tentang jadwal perawatan estetika bagi pelaku industri hiburan.

Tim produksi menambahkan penggunaan prostetik ringan pada area dahi untuk menutupi garis botox yang tampak. Efek tersebut dipadukan dengan CGI ringan pada post‑production untuk memperhalus tampilan.

Syuting diperkirakan selesai pada akhir Mei 2024, dengan rencana premier film pada September 2024 di bioskop nasional. Penundaan tidak terjadi, meski proses editing membutuhkan perhatian khusus pada ekspresi wajah Felisha.

Ratu Felisha kini menjalani terapi otot wajah secara harian, termasuk latihan senam wajah dan pijat lembut. Ia juga mengurangi konsumsi kafein dan menghindari stres berlebih untuk mempercepat pemulihan.

Pada 10 April 2024, Felisha mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram, menyatakan bahwa ia berterima kasih atas dukungan tim dan penonton. Ia menegaskan bahwa hasil akhir film tetap akan memuaskan penonton.

Saat ini, efek botox mulai berkurang, dan Felisha melaporkan peningkatan kelenturan otot wajah sejak pertengahan April. Meskipun belum sepenuhnya kembali ke kondisi semula, ia optimis dapat menampilkan tawa alami pada adegan akhir film.

Para analis industri memperkirakan film ini akan tetap menjadi salah satu produksi paling dinanti tahun ini, berkat kombinasi aksi, drama, dan kisah di balik layar. Kisah Felisha menjadi pelajaran bagi artis lain untuk menjadwalkan perawatan estetika secara lebih strategis.

Dengan segala tantangan yang dihadapi, Ratu Felisha menunjukkan profesionalisme tinggi dan tekad kuat untuk menyelesaikan proyek. Penonton dapat menantikan film tersebut ketika dirilis, sambil mengamati perubahan ekspresi wajah sang aktris.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.