Media Kampung – Band rock asal Amerika Serikat, KoЯn, tengah menyiapkan album terbaru setelah menulis hampir 40 lagu baru sebagai bahan seleksi. Gitaris KoЯn, James “Munky” Shaffer, mengungkapkan bahwa proses pembuatan album ini memakan waktu lama dan penuh ketelitian agar suara khas KoЯn tetap terjaga.
Album ini menjadi kelanjutan dari karya mereka sebelumnya, “Requiem,” yang dirilis pada 2022. KoЯn yang dikenal dengan genre nu metal—gabungan heavy metal, hip metal, rap, dan hip hop—melibatkan anggota tur mereka, Roberto “Ra” Díaz pada bass dan Ray Luzier pada drum, dalam proses pembuatan lagu, yang biasanya hanya terjadi saat pertunjukan langsung.
Shaffer menjelaskan bahwa kolaborasi ini memberikan warna baru dalam penciptaan lagu karena Ra dan Ray membawa nuansa yang mengingatkan pada katalog lama KoЯn. “Mereka melakukan hal-hal yang tidak terpikirkan oleh saya, dan ini menjadi bagian besar dari proses penulisan lagu,” ujarnya dalam wawancara dengan majalah musik Rolling Stone Brasil.
Gitaris kelahiran California ini menegaskan bahwa meskipun mereka menambahkan elemen baru, KoЯn tetap mempertahankan gaya musik yang didominasi gitar dan bass tanpa memasukkan elemen elektronik yang berat. Dia menambahkan bahwa jeda empat tahun antar album memberi mereka kesempatan untuk menghindari pengulangan karya yang sama dan menjaga kreativitas tetap segar.
Bulan lalu, KoЯn juga merilis single “Reward The Scars” sebagai bagian dari soundtrack paket ekspansi game Diablo IV: “Lord Of Hatred” dan membawakan lagu tersebut secara langsung di festival Sick New World. Ini menjadi karya musik baru pertama mereka sejak album terakhir.
Penggemar KoЯn kini menanti secara antusias album baru yang diharapkan dapat menghadirkan nuansa klasik dengan sentuhan yang segar dan inovatif, sesuai dengan proses kreatif yang tengah dijalani band ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan