Media Kampung – Mahasiswa Program Studi S1 Kriya Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menyelenggarakan fashion show perhiasan yang berhasil menarik perhatian publik. Acara ini merupakan bagian dari tugas akhir semester mata kuliah perhiasan yang menampilkan karya inovatif dan kreatif para mahasiswa.
Dalam gelaran tersebut, para peserta mengangkat berbagai tema unik dan aktual, mulai dari inspirasi bentuk hewan laut seperti octopus hingga isu sosial seputar perempuan. Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya menunjukkan keindahan estetika, tetapi juga mengandung pesan mendalam yang mampu menggugah pemikiran para penonton.
Setiap perhiasan dirancang dengan detail dan sentuhan artistik yang khas, mencerminkan kemampuan teknis sekaligus kreativitas mahasiswa ISI Yogyakarta. Acara ini juga menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk memperlihatkan hasil belajar mereka sekaligus mengasah kemampuan beradaptasi dengan tren seni yang terus berkembang.
Selain menampilkan produk perhiasan, fashion show ini juga menjadi sarana edukasi bagi pengunjung mengenai ragam teknik kriya dan filosofi di balik setiap karya. Penonton dapat menyaksikan langsung bagaimana proses penggabungan ide dan teknik menghasilkan karya yang tidak sekadar sebagai aksesori, namun juga sebagai bentuk ekspresi seni kontemporer.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan praktisi seni, yang mengapresiasi inovasi dan keberanian mahasiswa dalam mengangkat isu-isu sosial melalui medium perhiasan. Hal ini menunjukkan bahwa karya seni kriya tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai alat komunikasi dan refleksi sosial.
Dengan keberhasilan acara ini, mahasiswa ISI Yogyakarta diharapkan dapat terus mengembangkan karya-karya kreatif yang mempunyai nilai estetika sekaligus relevansi sosial. Gelaran fashion show perhiasan ini menandai langkah penting dalam perjalanan para mahasiswa untuk berkontribusi dalam dunia seni dan desain yang lebih luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan