Media Kampung – Turnamen IEM Cologne Major 2026 yang digelar di Jerman baru saja berakhir dengan catatan sejarah baru untuk dunia esports Counter-Strike. Acara ini tidak hanya memadati arena LAN, tetapi juga mencatat rekor tertinggi dalam hal jumlah penonton yang menyaksikan secara bersamaan, rata-rata penonton, dan total jam tonton, mengungguli semua turnamen Counter-Strike sebelumnya.
Berdasarkan data dari Esports Charts, IEM Cologne Major 2026 berhasil menembus angka lebih dari 100 juta jam tonton, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen Counter-Strike. Sebagai perbandingan, rekor sebelumnya tercatat pada BLAST.tv Austin Major 2025 dengan 76 juta jam tonton. Lonjakan besar ini didukung oleh perubahan format pertandingan pada tahap ketiga, yang untuk pertama kalinya menggunakan sistem best-of-three di semua pertandingan, sehingga memperpanjang durasi siaran dan memberikan lebih banyak aksi intens bagi para penggemar.
Salah satu pertandingan yang menarik perhatian adalah babak perempat final antara G2 Esports dan Team Spirit, yang berhasil menembus angka 2 juta penonton secara bersamaan saat berlangsungnya pertandingan yang mencapai quadruple overtime di peta Mirage. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Counter-Strike sebuah pertandingan non-final menembus angka penonton tersebut.
Di babak grand final, Team Falcons menghadapi tim asal Brasil, FURIA, dalam pertandingan best-of-five yang sangat dinantikan. Meskipun pertandingan ini mencapai puncak penonton hingga 2.751.121 orang, hanya sedikit di atas rekor sebelumnya yang dibuat pada PGL Major Stockholm 2021, Team Falcons sukses menyapu bersih tiga peta tanpa kehilangan satu pun, menunjukkan dominasi penuh selama final.
Team Falcons meraih gelar Major pertama mereka di IEM Cologne 2026 setelah perjalanan menakjubkan mengalahkan beberapa tim unggulan seperti NAVI, Vitality, dan Spirit. Kemenangan ini juga menjadi momen penting bagi pemain bintang NiKo yang akhirnya mengangkat trofi Major setelah 10 tahun dan 17 kali mencoba. Selain NiKo, pemain lain seperti m0NESY yang tampil gemilang juga menjadi kunci kesuksesan tim ini, sementara karrigan membuktikan kemampuannya sebagai kapten dengan strategi yang berhasil memenangkan pertandingan penting.
Sementara itu, FURIA yang juga tampil impresif, berhasil mencapai final setelah mengalahkan Aurora Gaming di semifinal. Roster FURIA yang terdiri dari pemain berpengalaman seperti FalleN dan KSCERATO menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen, meskipun menghadapi jalur yang relatif lebih ringan dibandingkan Team Falcons.
IEM Cologne Major 2026 tidak hanya menjadi ajang penentuan juara, tetapi juga menandai tonggak penting dalam perkembangan esports Counter-Strike dengan peningkatan signifikan dalam jumlah penonton dan durasi tonton, menegaskan popularitas dan daya tarik game ini di kancah global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan