Media Kampung – Pengembang indie Michael Kamm mengklaim bahwa MiHoYo menyalin game puzzle buatannya, Ouros, dan memasukkannya ke dalam game Zenless Zone Zero pada tahun 2025. Ia membuktikan tuduhan ini dengan video yang menunjukkan kemiripan gameplay dan elemen desain yang sangat spesifik antara kedua game tersebut.
Kamm menyatakan bahwa karena MiHoYo adalah perusahaan besar dengan nilai miliaran dolar dan Ouros tidak dikenal luas, banyak orang mengira bahwa versi Zenless Zone Zero adalah yang asli, bukan Ouros. Ia merasa frustrasi karena karya yang dibuatnya dikloning dan diberi kredit kepada pihak lain.
Video perbandingan yang diposting oleh Kamm memperlihatkan kesamaan dalam mekanisme permainan, termasuk manipulasi kurva, portal kurva yang memindahkan bola ke lokasi berbeda, sistem petunjuk, kontrol arah mundur, serta latar belakang yang serupa. Kesamaan desain ini sangat detail sehingga sulit dianggap kebetulan.
Beberapa orang menanggapi bahwa Ouros sendiri menyalin game online 2023 bernama Primo, namun Kamm membantah dengan menyatakan bahwa Primo meniru game jam Ludum Dare 2020 yang ia buat, Splines ‘n Shapes. Hal ini menggambarkan kompleksitas masalah klaim plagiarisme dalam dunia pengembangan game, terutama untuk developer indie kecil.
Kasus ini bukan pertama kalinya MiHoYo dituduh menyalin karya pengembang indie. Pada April 2026, Pipapo Games juga menuduh MiHoYo menyalin konsep game mereka, Map Map, untuk Genshin Impact. Meskipun Map Map belum resmi dirilis, demo game tersebut sudah tersedia selama setahun.
Sampai saat ini, Michael Kamm belum menyatakan akan mengambil tindakan hukum, hanya ingin mengklarifikasi fakta. Media Kampung telah menghubungi kedua pihak untuk memberikan komentar dan akan memberikan pembaruan jika ada tanggapan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan