Media Kampung – Hideo Kojima akhirnya merasakan pengalaman ‘pergi ke luar angkasa’, namun bukan secara nyata melainkan melalui sebuah iklan pendek yang sepenuhnya dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) untuk Prada. Karya ini merupakan kolaborasi Kojima dengan sutradara Denmark, Nicolas Winding Refn, yang bertujuan mempromosikan acara privat Prada Mode di New York.
Iklan berdurasi enam menit ini menampilkan Kojima dan Refn yang mendarat secara darurat di sebuah planet asing, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Chelsea Hotel, tempat berlangsungnya acara Prada Mode yang bersifat undangan khusus. Visual iklan ini mengusung estetika fiksi ilmiah surreal ala era 1960-an dan 1970-an, namun uniknya, proses pembuatannya sangat bergantung pada teknologi AI, yang menjadi kontroversi tersendiri di kalangan kreator.
Selain pembuatan film pendek, Kojima dan Refn juga turut terlibat dalam penyelenggaraan Satellites 2, sebuah pengalaman multi-hari yang berlangsung di hotel tersebut. Acara ini menggabungkan ruang publik dan pribadi, mengusung tema fiksi ilmiah klasik namun progresif yang merefleksikan keseimbangan antara lingkungan privat dan aksesibilitas kolektif. Beberapa kamar tamu diubah menjadi studio mikro televisi untuk menampilkan pertunjukan orisinal bagi para undangan, yang kemudian dibuka untuk publik sebagai instalasi seni interaktif.
Kerja sama ini bukanlah yang pertama kali antara Kojima dan Prada. Pada tahun sebelumnya, mereka telah berkolaborasi dalam pameran Satellites di Tokyo. Hubungan Kojima dengan dunia mode memang sudah dikenal luas, sehingga keterlibatannya dengan Prada dalam proyek yang mengeksplorasi seni dan fiksi ilmiah bukan hal mengejutkan. Namun, penggunaan AI dalam pembuatan film ini memicu perdebatan, mengingat AI sering dianggap sebagai ancaman bagi kreativitas tradisional.
Meski demikian, iklan ini tetap menarik perhatian berkat perpaduan unik antara teknologi modern dan estetika retro. Prada menggambarkan acara Satellites II sebagai sebuah narasi spasial yang mengubah persepsi ruang dan fungsi, menghubungkan seni, mode, dan teknologi dalam satu pengalaman imersif yang inovatif.
Kojima sendiri dikenal sebagai sosok kreatif yang kerap menggabungkan elemen seni dan teknologi dalam karyanya. Dengan kolaborasi bersama Refn dan Prada, ia membawa konsep fiksi ilmiah ke ranah pemasaran mode, menciptakan sebuah karya yang sekaligus menjadi pernyataan budaya di era digital saat ini.
Pemanfaatan AI dalam iklan ini menjadi refleksi dari perkembangan teknologi yang semakin merasuk ke berbagai bidang kreatif, sekaligus menimbulkan perdebatan tentang masa depan seni dan kreativitas manusia. Kolaborasi ini membuka diskusi mengenai bagaimana teknologi baru dapat digunakan dalam cara yang orisinal dan bermakna, meskipun tidak lepas dari kritik dan kontroversi.
Dengan acara yang akan berlangsung di New York, Prada Mode dan proyek Satellites 2 menghadirkan sebuah pengalaman yang menarik untuk disimak, baik dari sisi seni, teknologi, maupun dunia mode. Perpaduan antara Kojima, Refn, dan AI menandai babak baru dalam cara kreator berkarya dan memvisualisasikan ide-ide mereka.
Secara keseluruhan, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana inovasi teknologi terus merambah ke ranah seni dan budaya populer, memberikan warna baru sekaligus tantangan bagi para pelaku industri kreatif di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan