Media Kampung – Seorang kreator perangkat keras bernama Wenting Zhang berhasil membangun emulator Game Boy portabel menggunakan layar e-ink atau e-paper yang biasanya dipakai di e-reader. Yang menarik, perangkat ini memiliki refresh rate 60 Hz yang membuatnya benar-benar bisa dimainkan, tidak seperti e-reader pada umumnya yang lambat dan meninggalkan bayangan.

Zhang memanfaatkan papan pengembangan M5Stack PaperS3 yang berukuran saku dan menambahkan driver tampilan e-ink berkecepatan tinggi hasil pengembangannya sendiri. Proyek ini merupakan kelanjutan dari penelitian Zhang selama empat tahun untuk menciptakan monitor e-ink 60 Hz yang bersifat open source.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Layar e-ink biasa memiliki refresh rate rendah dan ghosting karena hanya menggunakan sedikit memori. Zhang mengatasi masalah ini dengan menambahkan lebih banyak memori serta menggabungkan teknik greyscaling dan dithering untuk menghasilkan transisi gambar yang lebih halus.

Perangkat ini menggunakan SoC ESP32 dan layar sentuh e-ink dari M5Stack PaperS3. Meski demikian, game yang membutuhkan respons cepat seperti Tetris kurang optimal jika hanya mengandalkan layar sentuh. Zhang juga masih berusaha memperbaiki integrasi Bluetooth untuk kontroler eksternal.

Game yang Didukung dan Keterbatasan

Saat ini, emulator ini berjalan baik untuk game-game Game Boy yang lambat dan sederhana secara visual, seperti Pokemon Blue dan The Legend of Zelda: Link’s Awakening. Emulasi Game Boy Color masih dalam tahap pengembangan karena keterbatasan perangkat keras dan perangkat lunak emulator.

Untuk urusan suara, M5Stack PaperS3 hanya memiliki speaker kecil. Zhang melakukan rekayasa audio dengan menyaring soundtrack Nintendo yang ikonik melalui satu nada yang renyah. Hasilnya memang minim volume, tetapi tetap memiliki karakter tersendiri.

Zhang telah membagikan kode sumber proyek ini di repositori terbuka, sehingga siapapun bisa mencoba membuat perangkat serupa. Kampanye pendanaan untuk pengembangan lebih lanjut juga masih berjalan hingga berita ini ditulis.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.