Media Kampung – Kia terus berupaya meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk model Kia Carens EV yang akan dipasarkan di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan secara bertahap sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menekankan penggunaan komponen lokal dalam industri otomotif nasional.

Pencapaian TKDN Saat Ini

Dalam wawancara yang berlangsung di sela pembukaan diler Kia di Pasir Kaliki, Bandung, pada 22 Oktober 2026, Albertus Welly Nugroho, Vice President Commercial Kia Sales Indonesia, mengungkapkan bahwa saat ini TKDN Kia Carens EV telah mencapai lebih dari 40 persen. “Proyeksinya ke 80 persen, saat ini sudah 40 persen lebih, tapi mencapai ke 80 persen itu kita juga belum bisa diskusikan dengan resmi, karena nanti akan melewati verifikasi segala macam, standarisasi,” ujar Albertus.

Strategi Peningkatan Komponen Lokal

Kia berkomitmen untuk terus meningkatkan penggunaan komponen lokal sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan persyaratan minimal TKDN sebesar 40 persen pada 2026. Target berikutnya adalah mencapai 60 persen pada Januari tahun depan. “Di tahun 2026 ini pemerintah akan mewajibkan untuk minimal adalah 40 persen, dan saat ini kita sudah lebih dari itu,” tambah Albertus.

Produksi Lokal Kia Carens EV

Kia juga mengumumkan bahwa produksi lokal Kia Carens EV dijadwalkan mulai pada November 2026. “Per November 2026 kita sudah mulai ada produksi dalam negeri, sudah dimulai produksinya, Kia Carens EV-nya,” jelasnya. Namun, pihak Kia belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai spesifikasi, harga, atau jadwal pengiriman kendaraan kepada konsumen.

Dampak Peningkatan TKDN

Meski peningkatan kandungan lokal menjadi fokus utama, Kia belum memastikan apakah hal ini akan berdampak pada harga jual Carens EV. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa kompetitif harga kendaraan tersebut di pasar Indonesia di masa mendatang.