Media Kampung – HONOR baru saja meluncurkan smartwatch terbarunya, HONOR Watch 6, yang membawa sejumlah peningkatan signifikan di berbagai sektor. Smartwatch ini mengusung desain premium terinspirasi motorsport, layar AMOLED super terang, hingga fitur kesehatan dan olahraga yang lebih lengkap. Salah satu keunggulan utamanya adalah daya tahan baterai yang mencapai 35 hari dalam mode hemat daya. Berikut adalah spesifikasi lengkap dan fitur unggulan HONOR Watch 6.

Desain dan Material Premium

HONOR Watch 6 hadir dengan konsep Racing Dashboard Design yang terinspirasi dari dunia motorsport. Detail bezel, bodi, hingga garis pada strap dibuat menyerupai panel instrumen mobil balap, memberikan kesan sporty dan premium. Tersedia dua varian warna: Shadow Black dengan bodi aluminium alloy dan strap fluoroelastomer, serta Twilight Brown dengan bodi 316L stainless steel dan strap kulit. Bobotnya ringan, yaitu 41 gram untuk Shadow Black dan 50 gram untuk Twilight Brown (tanpa strap). Dimensinya 46,5 x 46,5 x 10,8 mm, tetap nyaman dipakai meski baterai besar.

Baca juga:

Layar AMOLED 1,46 Inci dengan Kecerahan 3000 Nits

Smartwatch ini menggunakan layar AMOLED 1,46 inci dengan resolusi 464 x 464 piksel (317 PPI). Keunggulan utamanya adalah tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, membuat layar tetap mudah terbaca di bawah sinar matahari langsung. Fitur Wet Touch Control memastikan layar tetap responsif saat terkena air atau keringat, cocok untuk olahraga outdoor. Ada pula fitur Touch-to-Wake untuk mengaktifkan layar dengan sentuhan ringan.

Baterai Besar 980mAh: Tahan 35 Hari

Baterai berkapasitas 980mAh menjadi salah satu nilai jual utama HONOR Watch 6. Dalam mode hemat daya, smartwatch ini mampu bertahan hingga 35 hari. Untuk penggunaan normal dengan berbagai fitur aktif, daya tahannya mencapai sekitar 17 hari. Jika GPS aktif terus-menerus, baterai masih bisa bertahan hingga 42 jam. Pengisian daya menggunakan charger magnetik proprietary dan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk pengisian penuh.

Fitur Olahraga Profesional dan Kesehatan Lengkap

HONOR Watch 6 dibekali dual-band GPS dan HONOR AccuTrack System untuk pelacakan lokasi yang akurat, bahkan di medan dengan elevasi berubah. Tersedia lebih dari 120 mode olahraga, termasuk mode profesional untuk sepak bola dan bulu tangkis. Professional Football Mode mencatat langkah, jarak, kecepatan sprint, dan menghasilkan heat map. Professional Badminton Mode merekam data ayunan, kecepatan, kekuatan pukulan, hingga identifikasi jenis pukulan. Untuk pelari, ada AI Running Coach dengan panduan suara real-time dan mode Trail Running dengan informasi elevasi serta peringatan cuaca ekstrem.

Baca juga:

Fitur kesehatan meliputi pemantauan detak jantung, SpO2, stres, analisis tidur, serta Quick Health Scan yang dapat memeriksa berbagai parameter dalam 60 detik. Ada juga Healthy Morning Report yang memberikan ringkasan kondisi tubuh setiap pagi.

Kinerja dan Sistem Operasi MagicOS

Meski chipset tidak disebutkan secara resmi, HONOR Watch 6 memiliki RAM 4GB dan memori internal 4GB untuk menyimpan data aktivitas, watch face, audio, dan voice notes. Sistem berjalan pada MagicOS yang dirancang khusus untuk wearable, kompatibel dengan Android 9.0 ke atas dan iOS 15.1 ke atas melalui aplikasi HONOR Health. Antarmuka sederhana dengan widget besar, mendukung integrasi Strava dan Google Health Connect.

Fitur Pintar Lainnya

Smartwatch ini mendukung NFC Payment via Fidesmo Pay (kompatibel dengan Visa dan Mastercard tertentu), AI Voice Recorder yang bisa merekam suara dan membuat ringkasan otomatis, Video Watch Face, koneksi ke dua smartphone sekaligus, panggilan Bluetooth, kontrol musik, notifikasi pintar, dan kontrol gestur pergelangan tangan. Ketahanan air mencapai 5ATM dan IP69, sehingga aman digunakan untuk berenang.

Baca juga:

Harga dan Ketersediaan

HONOR Watch 6 dijual dengan harga global 229,99 (Shadow Black) dan 249,99 (Twilight Brown). Selama promo peluncuran, harga diskon menjadi 149,99 dan 169,99. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia. Harga di Indonesia kemungkinan lebih tinggi karena pajak dan biaya distribusi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.