Media Kampung – Apple dikabarkan akan membekali iPhone 18 dengan RAM 12GB, sebuah lompatan signifikan dari 8GB yang dimiliki iPhone 17. Peningkatan ini bukan sekadar spek, melainkan kebutuhan untuk menjalankan fitur Siri AI yang lebih canggih secara langsung di perangkat. Menariknya, rumor menyebut Apple akan menyerap kenaikan biaya komponen sehingga harga iPhone 18 tetap sama, mulai dari USD 799 di Amerika Serikat.
Kabar ini muncul dari sumber di Taiwan yang menguatkan rumor serupa yang telah beredar sejak Oktober 2025. Dengan RAM 12GB, iPhone 18 dinilai mampu mengakses kemampuan Siri AI yang lebih ekspresif dan fitur generative AI lainnya. iPhone 17 standar diprediksi tidak akan mendapatkan fitur Siri AI paling lengkap saat iOS 27 dirilis karena keterbatasan RAM.
Selain peningkatan RAM, bocoran lain menyebutkan lini iPhone 18 Pro akan menggunakan chip A20 Pro buatan TSMC dengan teknologi 2nm, yang menawarkan peningkatan performa dan efisiensi daya signifikan. Kamera belakang dipercaya tetap 48MP dengan tiga lensa, sementara baterai iPhone 18 Pro dan Pro Max masing-masing berkapasitas 4.288 mAh dan 5.200 mAh.
Apple juga dikabarkan akan merilis iPhone Ultra, ponsel lipat pertama mereka, bersamaan dengan iPhone 18 Pro series pada September 2026. iPhone Ultra disebut memiliki desain lipat buku dengan layar internal 7,8 inci OLED dan layar eksternal 5,5 inci. Perangkat ini akan ditenagai chip A20 Pro dengan RAM 12GB dan kamera utama 48MP.
Keputusan Apple untuk tidak menaikkan harga di tengah kenaikan biaya komponen RAM dinilai sebagai langkah strategis untuk bersaing dengan ponsel Android yang terus mengalami kenaikan harga. Jika terealisasi, strategi ini bisa memperkuat posisi Apple di pasar smartphone premium.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan