Media Kampung – Bank Jakarta menghadirkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) 2026 yang disambut antusias oleh siswa SMAN 28 Jakarta. Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta membentuk kebiasaan menabung di kalangan pelajar sejak usia dini.
Program KEJAR yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan edukasi keuangan langsung di sekolah. Salah satu siswi kelas XI SMAN 28, Zahwa Azalea Reza, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan keuangan dan disiplin dalam menabung. “Program ini sangat bagus karena membuat kami lebih memahami pentingnya menabung dan mengatur uang sejak sekarang,” ujarnya saat acara kick off KEJAR di SMAN 28 pada Selasa, 19 Mei 2026.
Zahwa menambahkan bahwa sebelumnya ia hanya memahami menabung sebagai kegiatan menyimpan uang di bank, namun melalui program ini ia mendapatkan informasi lebih luas mengenai berbagai produk dan layanan perbankan yang bisa dimanfaatkan pelajar. Hal serupa juga dirasakan oleh Musthafa Ahmad Hermana, siswa kelas XI lainnya, yang menilai edukasi finansial dalam program KEJAR dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami dan menyenangkan.
Musthafa mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dan OJK yang langsung membawa edukasi keuangan ke lingkungan sekolah. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini penting untuk membekali siswa mengenal dunia perbankan dan layanan keuangan sejak dini.
Program KEJAR DKI Jakarta merupakan inisiatif untuk menumbuhkan budaya menabung dan memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan regulator jasa keuangan. Sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Jakarta juga aktif menyalurkan bantuan sosial di sektor pendidikan, termasuk KJP Plus dan KJMU.
Data per April 2026 menunjukkan bahwa Bank Jakarta telah mengelola lebih dari 2,4 juta rekening pelajar dengan total simpanan mencapai Rp1,81 triliun dari produk Tabungan Pelajar, SimPEL, dan KJP Plus. Bank Jakarta juga mendapatkan penghargaan sebagai bank terbaik dalam implementasi program KEJAR kategori Bank Pembangunan Daerah pada tahun 2025.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mendorong pelajar membangun kebiasaan menabung sekaligus memahami pengelolaan keuangan sejak dini guna mendukung masa depan yang lebih baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan