Media Kampung – Kediri – Sebuah inisiatif unik lahir dari kepedulian para barberman di Kediri terhadap rendahnya minat baca anak-anak. Melalui program cukur gratis sambil baca buku, mereka berharap dapat menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Program ini digagas oleh Erlangga Putra Utama, S.E., pemilik Barber Kulter-Gentlemen Grooming sekaligus Profesional Barberman Kediri Raya.

Dalam Dialog Beranda Astacita (UMKM) RRI Kediri, Rabu, 24 Juni 2026, Erlangga mengungkapkan keresahannya terhadap anak-anak yang belum lancar membaca. Pandemi Covid-19 disebut sebagai salah satu faktor yang mengurangi intensitas belajar anak, sehingga banyak yang kesulitan membaca hingga saat ini.

Baca juga:

“Hal ini menjadi keresahan tersendiri bagi para barberman terhadap anak-anak yang masih belum bisa membaca secara lancar. Maka dari itu kami mencoba untuk membuat program potong rambut gratis, namun agar lebih bermakna kami bekerja sama dengan karang taruna, pemerintah desa yang memiliki perpustakaan. Jadi anak-anak bisa potong rambut secara gratis dan juga dapat membaca buku,” ujar Erlangga.

Program ini tidak sekadar potong rambut gratis. Anak-anak yang datang akan diminta mengambil satu buku yang paling mereka sukai, lalu membacanya sambil menunggu giliran potong rambut. Dengan cara ini, buku menjadi lebih menarik dan aktivitas membaca terasa menyenangkan.

Baca juga:

Erlangga menambahkan bahwa menanamkan hobi membaca sejak dini akan membuka jendela ilmu dan membekali generasi muda dengan kemampuan bersaing di dunia usaha kelak. Kegiatan serupa rencananya akan digelar di Hutan Kota Kediri, dengan syarat anak-anak mengambil satu buku favorit dan membacanya sebelum dipotong rambut.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari Sindikat Barber Kediri, karang taruna, dan pemerintah desa setempat. Mereka berharap program cukur gratis sambil baca buku dapat menjadi solusi kreatif untuk meningkatkan literasi anak di Kediri sekaligus membangun jiwa wirausaha para barberman.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.