Media Kampung – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, guna memastikan fasilitas pendidikan tersebut siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo melakukan pemantauan langsung terhadap progres proyek yang hingga 14 Mei 2026 telah mencapai realisasi fisik sebesar 40,06 persen. Pengerjaan ini melibatkan sekitar 1.167 tenaga kerja di lapangan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk mengatasi kendala yang muncul selama proses konstruksi.

Salah satu tantangan yang sempat dihadapi adalah masalah pasokan beton, namun berkat kolaborasi lintas instansi, hambatan tersebut dapat diatasi. Dody menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah dan pengerjaannya dilakukan dengan semangat gotong royong melibatkan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, unit-unit di lingkungan Kementerian PU, BUMN, dan TNI.

Permasalahan terkait kepemilikan lahan yang sebagian masih dimiliki oleh masyarakat sempat mempengaruhi desain dan pelaksanaan konstruksi. Namun, hal tersebut kini telah terselesaikan sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih lancar. Untuk memperkuat suplai beton, sinergi antar pihak terus ditingkatkan agar konstruksi dapat selesai tepat waktu.

Proyek Sekolah Rakyat Wonosobo menggunakan dana APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp229,05 miliar. Kawasan pendidikan terpadu ini dibangun di atas lahan seluas 5,038 hektare dengan luas bangunan total sekitar 27.474 m². Fasilitas yang disiapkan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, serta dilengkapi dengan asrama siswa, rumah susun untuk guru, masjid, gedung serbaguna, dan sarana olahraga.

Untuk mempercepat penyelesaian secara nasional, Kementerian PU menerapkan beberapa strategi seperti penambahan alat berat, peningkatan jumlah tenaga kerja, penerapan sistem kerja tiga shift, serta penyesuaian metode konstruksi agar hasilnya optimal. Menteri Dody mengutip pesan Presiden Prabowo agar pembangunan selesai tepat waktu dengan kualitas terjaga, sehingga seluruh Sekolah Rakyat dapat digunakan pada Juli 2026 saat tahun ajaran baru dimulai.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Sekolah Rakyat di Wonosobo diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah dan memberikan fasilitas belajar yang memadai bagi para pelajar. Progres terakhir menunjukkan kesiapan yang semakin matang menjelang pembukaan tahun ajaran baru 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.