Media Kampung – Badan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) mengeluarkan peringatan badai petir (thunderstorm) yang disertai hujan lebat dan angin kencang untuk beberapa wilayah di utara Semenanjung Malaysia. Peringatan ini berlaku pada Rabu, 24 Juni 2026, mulai pukul 08.55 hingga 12.00 waktu setempat. Wilayah yang terdampak meliputi Perlis, beberapa daerah di Kedah seperti Langkawi, Kubang Pasu, Kota Setar, Pokok Sena, Yan, Pendang, dan Kuala Muda, serta seluruh negara bagian Penang.
Peringatan serupa juga dikeluarkan oleh MetMalaysia pada pukul 11.55 untuk periode hingga pukul 15.00. Dalam rilis tersebut, wilayah Kedah yang diperluas mencakup Kota Setar, Pokok Sena, Yan, Pendang, Kuala Muda, Sik, Baling, Kulim, dan Bandar Baharu. Pulau Pinang secara keseluruhan disebutkan, termasuk Seberang Perai Utara, Seberang Perai Tengah, dan Seberang Perai Selatan. Di Perak, daerah yang terkena dampak adalah Kerian, Larut, Matang Dan Selama, Kuala Kangsar, Manjung, Perak Tengah, Bagan Datuk, dan Hilir Perak.
MetMalaysia menjelaskan bahwa peringatan thunderstorm dikeluarkan ketika terdapat tanda-tanda badai petir dengan intensitas curah hujan melebihi 20 mm per jam yang akan berlangsung lebih dari satu jam. Peringatan ini bersifat jangka pendek dan berlaku maksimal enam jam untuk setiap penerbitan.
Sementara itu, di Selandia Baru, MetService mengeluarkan peringatan badai petir parah untuk wilayah Teluk dekat Auckland, Thames Coromandel, Waikato, Hauraki, dan Franklin pada Rabu sore. Radar cuaca mendeteksi badai petir parah di dekat Pulau Waiheke dan Teluk Hauraki bagian luar pada pukul 13.52. Badai diperkirakan bergerak ke arah tenggara dan akan melintasi Kawakawa Bay, Waiheke Island, Firth of Thames, Orere Point, Hunua Ranges, dan Ponui Island. Badai ini disertai hujan sangat lebat dan embusan angin yang merusak.
Di Auckland, angin berkecepatan 80 km/jam telah tercatat, dan peringatan hujan lebat berlaku hingga pukul 18.00. MetService juga menyebutkan risiko sedang terjadinya thunderstorm di Auckland utara setelah fajar, dengan potensi curah hujan 10-25 mm per jam.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan banjir kilat, pohon tumbang, dan gangguan akibat angin kencang. Informasi terkini dapat dipantau melalui situs resmi MetMalaysia dan MetService.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan