Media Kampung – Prakiraan BMKG Stasiun Cuaca Juanda menunjukkan bahwa Langit Jatim bersahabat sejak pagi hari Rabu 6 Mei 2024. Namun, diperkirakan awan akan mendominasi wilayah tersebut menjelang siang.
Pagi itu, wilayah pantai Utara seperti Bangkalan, Gresik, dan Sampang tercatat cerah dengan sinar matahari cukup kuat. Kondisi serupa juga terasa di sebagian besar kabupaten di pesisir timur Jawa Timur.
Menjelang pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, awan tipis mulai menebal dan mengubah penampilan langit menjadi berawan di sebagian besar daerah. Perubahan ini terjadi secara bertahap tanpa menimbulkan hujan lebat.
Di daerah tapal kuda, Jember dan Bondowoso mengalami pola yang sama; pagi cerah beralih menjadi awan tebal pada siang. BMKG mencatat bahwa suhu tetap hangat meski awan menutupi sinar matahari.
Kawasan perkotaan seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Malang menunjukkan stabilitas dengan awan menutupi langit pada siang sebelum kembali cerah menjelang sore. Kondisi ini memberikan rasa nyaman bagi aktivitas luar ruangan warga kota.
Suhu di wilayah tersebut berkisar antara 27 hingga 35 derajat Celcius, sementara kelembapan relatif berada di antara 46‑85 persen. Angka kelembapan yang lebih tinggi terpantau di daerah pesisir dan daerah rendah.
Kota Batu, yang berada di daerah pegunungan, justru mengalami dinamika berbeda; awan tetap tebal sepanjang siang dan muncul kabut tipis pada malam hari. Fenomena “udara kabur” ini menurunkan jarak pandang di area perbukitan.
Wilayah selatan seperti Pacitan dan Trenggalek juga diperingatkan akan kondisi serupa, dengan potensi kabut muncul sejak malam hingga dini hari setelah sore yang masih cerah. Masyarakat setempat disarankan untuk berhati-hati saat berkendara pada periode tersebut.
Secara umum, angin berhembus dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 18,5 km/jam, terasa cukup kencang di daerah pesisir. Angin ini membantu menyebarkan suhu panas secara merata.
Meski tidak ada hujan lebat, kombinasi cerah, berawan, dan kabut menjadi ciri khas transisi musim di Jawa Timur saat ini. Warga diimbau tetap memantau pembaruan prakiraan BMKG untuk mengantisipasi perubahan cuaca selanjutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan