Media Kampung – BMKG memperkirakan Cuaca Jakarta berawan hingga hujan ringan pada Minggu, 19 April 2026, dengan suhu berkisar antara 24°C hingga 30°C serta kelembapan mencapai 95% di sebagian besar wilayah kota. Hujan diprediksi tidak melanda seluruh area, melainkan terbatas pada beberapa kecamatan tertentu.
Pagi hari, awan mendominasi Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, sementara wilayah lain seperti Jakarta Utara, Timur, dan Selatan diperkirakan akan mengalami hujan ringan dengan intensitas rendah. Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 4 hingga 13 km/jam, menambah rasa sejuk pada suhu maksimum sekitar 28°C.
Menjelang siang, awan tebal menutupi seluruh Jakarta termasuk Kepulauan Seribu, dan hujan ringan mulai turun di Jakarta Utara, Barat, Timur, Selatan, serta Pusat. Suhu pada periode ini diperkirakan naik ke puncak 30°C, sementara kelembapan tetap tinggi antara 72% hingga 98%.
Sore hari, kondisi berawan tebal tetap bertahan, namun hujan ringan masih melanda Jakarta Utara, Barat, Timur, Selatan, dan Pusat, memberi peluang bagi warga untuk tetap menggunakan payung. Angin berkurang menjadi 2,6 hingga 13,7 km/jam, dan suhu sedikit menurun menjadi 28‑29°C.
Pada malam hari, sebagian wilayah Jakarta kembali berawan, sementara hujan ringan berlanjut di Jakarta Pusat, Barat, dan Selatan, meninggalkan suhu nyaman 26‑28°C. Kepulauan Seribu tetap berawan tanpa hujan, memberikan kondisi yang relatif lebih kering dibandingkan daratan.
Wilayah sekitarnya seperti Bogor, Bekasi, Depok, dan seluruh Tangerang juga diprediksi mengalami hujan ringan dengan intensitas serupa, sehingga pengendara di daerah tersebut diharapkan meningkatkan kewaspadaan. Kelembapan di daerah‑daerah ini diperkirakan mendekati 90%, memperkuat rasa lembab di udara.
Juru bicara BMKG, Rizky, menyatakan, “Hujan ringan di Jakarta hari ini tidak mengancam operasional transportasi, namun warga tetap disarankan membawa payung dan menghindari aktivitas di luar ruangan bila memungkinkan.” Ia menambahkan bahwa kondisi ini merupakan bagian dari pola cuaca tropis khas bulan April.
Secara historis, bulan April di wilayah Jawa Barat biasanya ditandai oleh peningkatan curah hujan akibat pergeseran zona konvergensi intertropis, sehingga perkiraan hujan ringan ini sesuai dengan tren musiman. Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi terbaru dari BMKG guna menyesuaikan rencana kegiatan.
Menurut laporan lapangan hingga pukul 18.00 WIB, awan tebal telah menutupi sebagian besar kota, dan hujan ringan sudah turun di beberapa titik Jakarta Barat dan Selatan, menegaskan akurasi prakiraan BMKG. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga dini hari, dengan intensitas tetap ringan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan