Media Kampung – BMKG memproyeksikan cuaca di Jakarta pada Selasa, 21 April 2026, akan didominasi pagi berawan dan sore berpotensi hujan ringan, informasi penting bagi warga.
Kawasan Jakarta Pusat, Barat, dan Selatan diperkirakan cerah hingga berawan ringan, memungkinkan aktivitas luar ruangan tanpa gangguan signifikan.
Pada sore hari, sistem awan konvektif diperkirakan memasuki bagian selatan dan barat kota, meningkatkan peluang hujan ringan di distrik Kebayoran Lama, Cilandak, dan Pesanggrahan.
Intensitas hujan diperkirakan tidak lebih dari 5 mm per jam, sehingga tidak diharapkan mengganggu lalu lintas secara luas.
“Kepala BMKG wilayah DKI Jakarta, Dr. Ahmad Subari, menyatakan bahwa fenomena berawan pagi disebabkan oleh masuknya massa udara lembap dari selat Sunda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa potensi hujan sore berhubungan dengan peningkatan kelembapan serta pertemuan antara aliran udara tropis dan pertikan lokal.
Data suhu maksimum diperkirakan mencapai 32°C, sementara suhu minimum malam hari diprediksi berkisar 24°C, memberikan sensasi panas yang moderat.
Kelembapan relatif diperkirakan berada di kisaran 70‑80 % pada siang hari, menambah rasa lembap terutama di kawasan pesisir.
Angin diprediksi berhembus dari timur laut dengan kecepatan 5‑10 km/jam, cukup stabil untuk tidak menimbulkan gangguan signifikan pada transportasi udara.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkiraan cuaca secara berkala melalui aplikasi resmi atau situs web badan tersebut.
Kondisi cuaca ini sejalan dengan pola musiman April, di mana wilayah Jawa Barat dan Jakarta biasanya berada dalam transisi antara musim hujan dan kemarau.
Pada minggu-minggu sebelumnya, Jakarta mencatat curah hujan harian rata-rata 12 mm, menunjukkan bahwa hujan ringan pada 21 April tidak akan menjadi anomali.
Bagi warga yang merencanakan kegiatan luar ruangan, disarankan membawa perlengkapan hujan ringan dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.
Pengendara kendaraan diharapkan menyesuaikan kecepatan dan jarak tempuh saat hujan ringan mulai turun, mengingat permukaan jalan bisa menjadi licin.
Pemerintah DKI Jakarta telah menyiapkan tim respons cepat untuk mengantisipasi potensi banjir kecil di daerah rawan, meski diperkirakan dampaknya minimal.
Dengan informasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengatur jadwal kerja, perjalanan, dan kegiatan lainnya secara lebih optimal pada hari Selasa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan