Media Kampung – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi tamu kehormatan dalam acara special screening film Tanah Runtuh yang digelar di Metropole XXI, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Kehadiran tokoh nasional yang akrab disapa JK ini memiliki makna mendalam mengingat peran besarnya dalam proses perdamaian dan rekonsiliasi konflik Poso di masa lalu. Film garapan Denny Siregar Production ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026.

Tanah Runtuh mengangkat kisah konflik bernuansa agama yang pernah terjadi di wilayah Tanah Runtuh, Poso, Sulawesi Tengah. Disutradarai oleh Rudi Soedjarwo, film ini diproduseri oleh Denny Siregar dengan Islah Bahrawi dan Enden Kartawijaya sebagai eksekutif produser. Cerita berfokus pada perjuangan dua kakak beradik, Kai (diperankan oleh Yoan) dan Ringgo (diperankan oleh Ridho Khaliq), seorang anak dengan Down Syndrome yang terpisah dari ibu mereka di tengah konflik. Mereka kemudian bertemu Idham, anggota polisi yang diperankan oleh Vino G. Bastian, yang membantu melindungi dan menemani perjalanan mereka.

Acara nobar tersebut tidak hanya dihadiri oleh Jusuf Kalla, tetapi juga para pemuka agama lintas iman. Denny Siregar Production sengaja melibatkan tokoh lintas agama dengan harapan mereka dapat menjadi agen perubahan. “Bagus sebagai film. Film itu menceritakan kelompok dengan latar belakang Poso,” ujar Jusuf Kalla kepada awak media usai menonton. Lebih lanjut, JK menekankan bahwa esensi film Tanah Runtuh bukan sekadar mengenang konflik, melainkan pengingat bagi generasi mendatang. Beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial yang harmonis. “Perlunya selalu tetap memperhatikan kehidupan sosial yang baik, antargenerasi, dan juga saling percaya,” tutur JK.

Film ini juga didukung oleh deretan aktor dan aktris berbakat lainnya seperti Sigi Wimala, Kurnia Nizar, Umar Akbar, Jerry Likumahuwa, Tubagus Ali, Royhan Hidayat, Jenda Munthe, Agnes Naomi Shivapriya, Tike Priatmakusumah, Gerald Yo, Runny Rudiyanti, Luna Allegra, hingga aktris senior Sari Koeswoyo.

Kehadiran Jusuf Kalla dalam nobar Tanah Runtuh menjadi simbol kuat bahwa pesan perdamaian dan persaudaraan yang diusung film ini relevan untuk terus dirawat oleh seluruh lapisan masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.