Media Kampung – Kenaikan pungutan komisi yang diterapkan oleh TikTok Shop menjadi sorotan hangat, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan keprihatinannya terkait kebijakan ini dalam pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid pada 21 Mei 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, keduanya membahas dampak dari kenaikan komisi yang mencapai dua kali lipat. Hal ini tentu menjadi masalah besar bagi UMKM yang mengandalkan platform e-commerce untuk menjangkau konsumen.

Maman Abdurrahman menyatakan bahwa kebijakan ini tidak hanya mempengaruhi daya saing UMKM, tetapi juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Ia mengkhawatirkan bahwa banyak pelaku UMKM yang akan terpaksa menaikkan harga produk mereka, sehingga mengurangi daya beli masyarakat.

Saat ini, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, menyumbang lebih dari 60% dari total PDB. Namun, dengan adanya kenaikan biaya operasional akibat peningkatan komisi ini, banyak usaha kecil berisiko gulung tikar.

Dalam diskusi tersebut, Maman mengajak TikTok Shop untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini agar lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil. Ia berharap, pemerintah dan platform e-commerce dapat bekerja sama untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat bagi UMKM.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, beberapa pelaku UMKM telah melaporkan penurunan penjualan yang signifikan setelah adanya kebijakan baru ini. Banyak dari mereka merasa terjebak antara kebutuhan untuk tetap bersaing dan kewajiban membayar komisi yang lebih tinggi.

Dengan situasi ini, Maman Abdurrahman menekankan pentingnya dialog berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku industri untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan. Ia menantang pihak TikTok untuk berkomitmen pada keberlanjutan UMKM di Indonesia dengan tidak hanya mengejar keuntungan semata.

Kondisi ini menciptakan ketidakpastian di kalangan pelaku UMKM, yang berharap adanya perubahan kebijakan yang lebih mendukung. Pemerintah akan terus memantau dampak dari kebijakan ini dan berupaya mencari jalan keluar yang terbaik untuk semua pihak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.