Media Kampung – 18 April 2026 | PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan penemuan cadangan emas baru di prospek Kolokoa, yang terletak sekitar 500 meter dari deposit utama Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Penemuan ini berasal dari hasil pengeboran awal yang mencakup 30 lubang bor selama empat bulan, yang mengonfirmasi zona mineralisasi luas dengan kadar hingga 1,57 gram per ton (g/t) emas pada kedalaman dekat permukaan.

Data eksplorasi menunjukkan target volume antara 20 hingga 40 juta ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,3 hingga 0,5 g/t, menandakan potensi sumber daya mineral material yang dapat memperpanjang umur tambang Pani.

Boyke Poerbaya Abidin, Direktur Utama Merdeka Gold Resources, menyatakan, “Prospek Kolokoa merupakan penemuan strategis yang berada dalam jarak sangat dekat dengan Pani, sehingga dapat berfungsi sebagai sumber daya satelit yang efisien dan meningkatkan produksi ke depan.”

Uji metalurgi awal menggunakan metode bottle‑roll mengindikasikan tingkat perolehan emas antara 87‑94 persen untuk material oksida dan 81‑92 persen untuk material transisi, sejalan dengan kapasitas pengolahan yang sudah ada di Pani.

Tambang Emas Pani sendiri telah memulai produksi pada Februari 2026 dengan target output 100.000‑115.000 ounces emas tahun ini, dan diproyeksikan mampu mencapai 500.000 ounces per tahun setelah fasilitas heap leach dan Carbon‑in‑Leach beroperasi penuh.

Perusahaan merencanakan total 82 lubang bor pada tahun 2026; hingga kini telah menyelesaikan 30 lubang, sementara sisa program pengeboran akan memperluas batas area untuk mendukung estimasi sumber daya mineral sesuai standar JORC dan KCMI.

Hasil eksplorasi ini melengkapi cadangan sebelumnya sebesar 5,2 juta ounces emas dari total sumber daya mineral 7,0 juta ounces, memperkuat posisi Merdeka Gold dalam rangka meningkatkan basis sumber daya secara berkelanjutan.

Selain kegiatan eksplorasi, Merdeka Gold juga telah mengajukan dokumen permohonan pencatatan saham ganda (dual listing) ke Bursa Efek Hong Kong (HKEX), dengan draf aplikasi yang diserahkan pada 20 Maret 2026 dan kini berada dalam tahap penelaahan otoritas setempat.

Manajemen menegaskan bahwa proses pencatatan saham masih dalam tahap awal dan informasi dalam dokumen belum dapat dijadikan dasar keputusan investasi publik.

Dengan lokasi Kolokoa yang berada dalam zona mineral yang sama dengan Pani, perusahaan dapat memanfaatkan infrastruktur transportasi dan fasilitas pengolahan yang telah tersedia, sehingga mengurangi biaya haulage dan meningkatkan efisiensi kontrol grade.

Pengembangan prospek Kolokoa diharapkan menjadi faktor kunci dalam strategi jangka panjang Merdeka Gold untuk memperkuat produksi emas nasional dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.