Media Kampung – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus melanda sejumlah wilayah di Indonesia menjadi perhatian publik, termasuk Vicky Prasetyo. Dalam sebuah unggahan di Instagram, Vicky menyampaikan kritik tajam terhadap sesama artis dan influencer yang memilih untuk tetap diam menghadapi situasi ini.
Vicky menyoroti kemunafikan para pemilik akun centang biru yang sangat aktif merespons isu-isu sepele namun terkesan bungkam ketika hutan terbakar. “Mana suara kalian, teman-teman artis, influencer, dan akun-akun media centang biru dengan jutaan pengikut? Saat tren joget viral, isu selingkuh artis, atau pamer gaya hidup mewah, jari kalian paling lincah membuat konten. Tapi ketika hutan kita terbakar, kenapa kalian mendadak diam?” ujar Vicky.
Vicky, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Sang Gladiator, mengingatkan bahwa banyak nyawa yang terancam di lokasi bencana, yang bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi manusia dengan hak untuk hidup. “Di sana, bayi-bayi dan lansia bertaruh nyawa, sementara hutan kita dibakar dan satwa pun mati terpanggang. Sementara kalian hanya duduk manis di belakang layar smartphone,” lanjutnya dengan nada geram.
Lebih lanjut, Vicky menekankan bahwa pemilik jutaan pengikut di media sosial memiliki tanggung jawab moral yang besar. Opini mereka bisa menjadi kekuatan untuk mendesak pemerintah agar lebih cepat dalam menangani karhutla. “Kalian bukan sekadar penonton biasa; satu unggahan kalian bisa menggiring opini publik. Jangan hanya memanfaatkan rakyat untuk views dan endorsement, sementara rakyat kecil kekurangan oksigen,” serunya.
Vicky menantang para influencer untuk menggunakan pengaruh mereka dalam menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan. “Nyali kalian di mana? Pakailah pengaruh itu untuk bersuara demi menyelamatkan hutan. Atau akui saja jika jutaan followers kalian hanya untuk menjilat para penguasa,” tutupnya dengan kritikan tajam.














