Media Kampung – Wilayah Sumatera, khususnya Kota Padangsidimpuan, mengalami pemadaman listrik massal sejak Jumat malam (22/5/2026), yang membuat banyak warganya mencari alternatif penerangan, seperti lilin. Permintaan lilin di pasar melonjak tajam, mengakibatkan kelangkaan di sejumlah toko dan warung.

Sejak pemadaman dimulai pada pukul 18:45 WIB, warga berhamburan ke toko-toko untuk membeli lilin. Andre, seorang pemilik warung kecil di Jalan Sitombol, mengungkapkan, “Lilin habis. Dari kemarin sudah tidak ada lagi. Habis dibeli warga.” Kondisi ini mencerminkan betapa pentingnya lilin sebagai sumber penerangan saat listrik padam.

Pantauan di beberapa gerai modern juga menunjukkan ketersediaan lilin yang sangat terbatas. Seorang kasir di salah satu retail di Jalan Kapten Koima menyatakan, “Wah, kalau lilin sudah tidak ada lagi. Sudah habis. Mau yang ukuran besar dan kecil, semuanya sudah habis.”

Bukan hanya di toko-toko besar, warung-warung kecil pun mengalami hal serupa. Sarifah Hanum, pemilik warung kelontong di Jalan SM Raja, menyatakan, “Dari kemarin sudah habis. Saya juga mau beli untuk dijual kembali, dan stoknya di grosir sudah tidak ada lagi.”

Warga yang mencari lilin merasa kecewa dengan situasi ini. April Yanti, seorang warga Padangsidimpuan Selatan, mengungkapkan, “Saya sudah keliling ke warung-warung di Padangsidimpuan. Mencari lilin enggak dapat-dapat. Soalnya lilin murah dan terjangkau.”

Sementara itu, menurut data dari PLN, pemadaman listrik ini berdampak pada 13,1 juta pelanggan. Hingga Sabtu sore (23/5/2026), pihak PLN mengklaim telah memulihkan pasokan listrik untuk 8,3 juta pelanggan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh cuaca buruk yang mempengaruhi jaringan transmisi.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat atas gangguan ini. Tim kami bekerja secara maksimal untuk memulihkan kondisi kelistrikan,” kata Darmawan dalam konferensi pers. Proses pemulihan dilakukan bertahap dengan prioritas pada pembangkit listrik yang lebih cepat dapat dioperasikan, seperti PLTA dan PLTG.

Hingga saat ini, PLN masih terus berupaya untuk memastikan bahwa pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera kembali normal. Masyarakat diimbau untuk bersabar dan tetap waspada dengan kemungkinan gangguan lanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.