Media Kampung – Persaingan di babak ketiga turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 semakin ketat dengan banyak pecatur unggulan yang menunjukkan performa terbaiknya. Turnamen yang digelar di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada Sabtu, 23 Mei 2026, menarik perhatian pecatur dari delapan negara yang beradu strategi dalam ajang yang juga menjadi ajang pembinaan catur nasional ini.
International Master (IM) Aditya Bagus Arfan menjadi salah satu pemain Indonesia yang tampil menonjol. Pada babak kedua, Aditya berhasil meraih kemenangan, namun pada babak ketiga ia harus puas dengan hasil remis saat berhadapan dengan Fide Master Muhammad Agus Kurniawan. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Aditya yang memegang bidak hitam sempat mengalami tekanan dari pion bebas lawan di posisi C5, hingga akhirnya kedua pemain sepakat mengakhiri pertandingan dengan remis.
Aditya menjelaskan, “Saat langkah ke-23 saya melangkah ke H6, posisi bidak putih sedang unggul. Saya menawarkan remis dan Agus menerima karena situasinya terlalu tipis untuk dipaksakan.” Hal ini menunjukkan betapa sengitnya persaingan di babak ketiga, di mana setiap langkah sangat diperhitungkan.
Turnamen ini juga mendapat perhatian dari pihak penyelenggara. Artsanti Alif, Vice President Head of Social Investment & Corporate Communication PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk, menyatakan bahwa turnamen tahun ini menghadirkan tingkat kompetisi yang lebih tinggi dengan kehadiran sejumlah pecatur papan atas nasional seperti Grand Master Susanto Megaranto dan Grand Master Novendra. Menurutnya, kehadiran para master ini menambah kualitas dan daya tarik kompetisi.
Selain menjadi arena kompetisi, JAPFA FIDE Rated 2026 merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan JAPFA terhadap pembinaan catur nasional melalui kerja sama dengan PB Percasi. Sebelumnya, JAPFA juga menggelar Seleksi Kejurnas Catur dan JAPFA for Kids Awards Chess Competition 2026 yang melibatkan 10 siswa terbaik dari program pelatihan JAPFA Chess for Kids tahun 2025 yang tersebar di sembilan wilayah binaan.
Artsanti menambahkan bahwa siswa-siswa terpilih tersebut telah mendapatkan pembinaan intensif selama satu tahun, sebagai bagian dari komitmen JAPFA mendukung perkembangan prestasi olahraga generasi muda Indonesia. Wilayah binaan yang terlibat meliputi Bogor, Bintan, Enrekang, Tanah Datar, Kotawaringin Barat, Kutai Kartanegara, Banyuwangi, Tegal, dan Gorontalo Utara.
Setelah babak ketiga, peringkat sementara menunjukkan persaingan yang sangat ketat. IM Muhammad Lufi Ali dan Stevanky memimpin dengan masing-masing mengoleksi 3 poin. Diikuti oleh FM Tobias Voege, FM Hamdani Rudin, dan IM Aditya Bagus Arfan yang sama-sama memiliki 2,5 poin. Kondisi ini menunjukkan peluang yang masih terbuka lebar bagi para peserta untuk merebut posisi teratas di babak-babak berikutnya.
Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 menjadi salah satu ajang penting untuk mengukur kemampuan pecatur nasional dan internasional, sekaligus mendukung pengembangan catur di Indonesia. Dengan antusiasme yang terus meningkat, turnamen ini diprediksi akan terus menyajikan pertandingan yang menarik dan penuh strategi hingga babak akhir nanti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan