Media Kampung – Penyelenggaraan Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026 yang berlangsung di Yogyakarta menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk federasi internasional dan perwakilan negara peserta. Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) dinilai berhasil menggelar turnamen dengan standar profesional sehingga menyuguhkan acara yang terorganisir dengan baik dan nyaman bagi para atlet.

Leonid Zimarev, Direktur Turnamen sekaligus perwakilan dari Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM), mengapresiasi kesiapan panitia selama kompetisi berlangsung. Ia menilai fasilitas pertandingan, pelayanan, serta tata kelola acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman positif bagi semua peserta. Leonid menyatakan harapannya agar olahraga modern pentathlon di Indonesia terus berkembang dan mampu mencetak atlet berprestasi di kancah internasional.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Liu Shen Teng dari Asian Modern Pentathlon Confederation (AMPC). Ia memuji aspek organisasi, layanan hospitality, dan transportasi yang mendukung kelancaran kejuaraan. Liu berharap kemajuan olahraga modern pentathlon di Asia, khususnya Indonesia, dapat semakin pesat sehingga melahirkan atlet-atlet unggulan yang kompetitif di tingkat dunia.

Manajer tim Chinese Taipei, Lin Ping-Hung, bersama manajer Singapura, Tan Su-Anne, turut memberikan respon positif terhadap pelayanan panitia. Mereka menyoroti keramahan masyarakat Yogyakarta yang turut memberikan kesan menyenangkan selama pelaksanaan kejuaraan berlangsung. Lin Ping-Hung menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sambutan hangat dari warga setempat.

Ketua Umum PP MPI, Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo, menyatakan bahwa pujian dari UIPM dan AMPC menjadi motivasi besar bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan internasional. Purwoko menegaskan komitmen PP MPI untuk membidik event dengan level yang lebih tinggi di masa depan sekaligus mengangkat semangat atlet agar terus berlatih keras demi prestasi membanggakan.

Di sisi kompetisi, kontingen Kazakstan tampil dominan dengan keluar sebagai juara umum Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026. Mereka berhasil meraih total tujuh medali emas, termasuk dua medali emas dari nomor Mixed Relay di Kompleks Olahraga Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Pasangan Selina Akhmedina dan Tamirlan Tulegenov dari Kazakstan sukses menjuarai Mixed Relay U-17 dengan raihan 1.230 poin, diikuti Chinese Taipei yang meraih perak dan Thailand yang mendapatkan medali perunggu. Sementara wakil Indonesia, Kirana Zhaafira Putri dan Ahmad Hafizh Muzakiyy, menempati posisi kelima setelah mengalami insiden terjatuh sehingga gagal menyelesaikan obstacle.

Dominasi Kazakstan juga terlihat di nomor Mixed Relay U-19, di mana Diana Chshedrova dan Erasyl Artykbay memastikan medali emas dengan total 2.329 poin. Uzbekistan dan Kyrgystan berada di posisi kedua dan ketiga, sedangkan pasangan Indonesia, Fika Nur Ambiya dan Farras Satrio Aris Sugianto, finis di peringkat kelima dengan perolehan 1.140 poin.

Kesuksesan penyelenggaraan dan hasil kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh bagi perkembangan modern pentathlon di Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak dan pengalaman dari kejuaraan ini, Indonesia berpeluang meningkatkan kualitas atlet serta menggelar event internasional dengan skala lebih besar ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.