Media KampungBus shalawat milik jemaah haji Indonesia di Makkah akan berhenti beroperasi sementara setiap hari Jumat mulai pukul 11.00 hingga 14.00 waktu setempat. Penghentian ini dilakukan untuk memberikan kelancaran pelaksanaan salat Jumat bagi para jamaah.

Pengaturan waktu ini menjadi bagian dari koordinasi operasional yang bertujuan mengakomodasi kebutuhan ibadah jemaah selama menunaikan rangkaian haji di tanah suci. Dengan jadwal tersebut, diharapkan tidak ada gangguan lalu lintas maupun aktivitas ibadah yang terganggu pada saat waktu salat Jumat berlangsung.

Pihak penyelenggara mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk dapat menyesuaikan jadwal perjalanan menggunakan bus shalawat agar ibadah berjalan lancar dan aman. Penghentian sementara ini berlaku secara rutin tiap hari Jumat selama periode pelaksanaan ibadah haji 2026.

Bus shalawat sendiri merupakan salah satu sarana transportasi yang digunakan jemaah untuk memudahkan mobilitas dalam rangka melaksanakan kegiatan keagamaan dan ziarah di sekitar Makkah. Penyesuaian jadwal operasional ini diharapkan dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih khusyuk tanpa gangguan.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan jemaah dapat mengatur waktu perjalanan dengan baik, sehingga tidak tertinggal waktu salat Jumat yang wajib dilaksanakan bagi muslim. Seluruh penumpang bus shalawat juga diimbau untuk memperhatikan pengumuman jadwal dan petunjuk dari petugas selama masa haji.

Informasi terbaru mengenai jadwal dan operasional bus shalawat akan terus disampaikan melalui kanal resmi penyelenggara haji Indonesia. Jemaah diharapkan selalu mengikuti perkembangan informasi agar dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan selama berada di Makkah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.