Media Kampung – 16 April 2026 | Tabrak motor di Wongsorejo, mahasiswi asal Banyuwangi tak sadarkan diri, terjadi pada Kamis, 16 April 2024, menimbulkan luka serius pada korban serta kerugian material diperkirakan mencapai dua juta rupiah.
Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Banyuwangi‑Jember tepat di depan Kantor Pos Wongsorejo, sekitar pukul 06.45 WIB, saat dua motor melaju searah.
Motor Honda Beat berplat nomor P‑3491‑QBT dikendarai oleh JHI, mahasiswa berusia 21 tahun asal Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, bertabrakan dengan Honda Vario berplat P‑6907‑SK yang dikendarai oleh FDS, warga berusia 58 tahun dari Wongsorejo.
Pengendara Vario datang dari arah utara menuju selatan, kemudian berbelok kanan ke jalur tengah dengan lampu sein menyala; pada saat yang sama, motor Beat melaju dari arah yang sama dengan kecepatan sedang.
Akibat benturan, JHI mengalami luka pada kepala, wajah, tangan, dan kaki serta penurunan kesadaran yang dicurigai gegar otak, sementara FDS hanya mengalami benjolan di bagian belakang kepala dan lecet pada beberapa bagian tubuh.
Tim medis langsung membawa JHI ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut, sedangkan FDS dipulangkan setelah mendapatkan pertolongan pertama di lokasi.
Pepri menambahkan bahwa hasil pendataan sementara belum menemukan korban meninggal dunia, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta.
“Korban JHI langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis,” ujar Pepri, menegaskan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat.
Kecelakaan ini menggarisbawahi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Banyuwangi, terutama pada pagi hari ketika volume kendaraan meningkat dan kondisi jalan masih basah akibat embun.
Polisi setempat akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan apakah pelanggaran lalu lintas atau faktor teknis menjadi penyebab utama, serta akan menegakkan sanksi bagi pengendara yang melanggar aturan.
Hingga akhir laporan, kondisi JHI masih dipantau di rumah sakit; dokter menyatakan pasien berada dalam perawatan intensif dengan prognosis masih dalam tahap evaluasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan