Media Kampung – Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menilai kehadiran Presiden Prabowo yang menyampaikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) secara langsung, mampu memberikan kepastian bagi pelaku pasar di Indonesia. Ia menekankan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, peran pemerintah sangat penting dalam memperkuat keyakinan investor terhadap arah kebijakan nasional.

Namun, Kamrussamad juga mengakui bahwa pasar keuangan menghadapi tekanan signifikan, terutama di pasar modal, obligasi, dan reksadana yang mengalami arus keluar investasi selama kuartal pertama. Kondisi ini menurutnya menjadi tantangan bagi seluruh pemangku kepentingan di industri keuangan untuk meyakinkan pasar bahwa kebijakan pemerintah tetap konsisten dan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Kamrussamad menegaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah saat ini masih sejalan dengan amanat Pasal 33 Konstitusi, yang menegaskan pentingnya peran negara dalam mengelola sumber daya ekonomi. Ia melihat ini sebagai landasan bagi pemerintah untuk menjaga kestabilan dan kepercayaan pasar.

Penyampaian langsung Presiden Prabowo juga bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada dunia usaha dan pelaku pasar nasional. Kamrussamad menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas hanya dapat dicapai apabila kebijakan fiskal, moneter, industri keuangan, dan dunia usaha berjalan selaras dan searah.

“Pertumbuhan ekonomi hanya bisa tercapai apabila bauran kebijakan antara otoritas fiskal, moneter, industri keuangan, dan dunia usaha itu berada dalam frame yang sama. Hal ini penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di tahun depan,” ujarnya sebelum Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dengan demikian, kehadiran Presiden Prabowo dalam menyampaikan KEM PPKF secara langsung dianggap sebagai upaya strategis untuk mengokohkan kepercayaan pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.