Media Kampung – Tokoh Muhammadiyah, Dien Syamsudin, mengajak umat Islam untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman organisasi dan kepentingan politik dalam khutbah Iduladha yang disampaikan di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Mei 2026.
Dalam pelaksanaan salat Iduladha yang dihadiri ribuan jemaah termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla beserta keluarga, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Dien Syamsudin menegaskan agar umat tidak terpecah hanya karena perbedaan organisasi maupun politik.
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu menilai konflik internal dalam umat Islam bisa merugikan kehidupan beragama secara nasional. Ia mengingatkan bahwa perselisihan berkepanjangan dapat melemahkan posisi umat Islam dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi.
“Janganlah umat ini terjebak perpecahan hanya karena perbedaan organisasi maupun kepentingan politik,” tegas Dien Syamsudin dalam khutbahnya yang mengutip pesan Al-Qur’an agar umat Islam tidak saling bertikai.
Dien juga mengajak masyarakat untuk memprioritaskan toleransi dalam menyikapi perbedaan pendapat sehari-hari sehingga kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dan kuat. Ia menyoroti bahwa umat Islam masih tertinggal dalam berbagai aspek sosial dan ekonomi, sehingga persatuan menjadi modal penting untuk kemajuan bersama.
Sejalan dengan itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menambahkan bahwa perayaan Iduladha mengandung pesan penting tentang nilai pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim. Menurutnya, semangat pengorbanan ini tidak hanya menguatkan iman, tetapi juga dapat memperkokoh persatuan bangsa.
“Pesan utama Iduladha adalah menjaga persatuan bangsa dan meneladani nilai pengorbanan,” ujar Jusuf Kalla saat hadir di Masjid Agung Al Azhar pada hari yang sama.
Selain pelaksanaan salat, panitia kurban Masjid Agung Al Azhar mengadakan penyembelihan hewan kurban selama dua hari berturut-turut. Panitia menyiapkan sapi dan kambing untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Iduladha.
Momentum Iduladha di Masjid Agung Al Azhar tahun ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga menjadi panggilan untuk memperkuat persatuan umat Islam di tengah dinamika sosial dan politik yang ada. Pesan yang disampaikan tokoh dan pejabat yang hadir menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan demi kemajuan umat dan bangsa.
Dengan demikian, perayaan Iduladha kali ini meninggalkan pesan kuat agar umat Islam terus mempererat tali persaudaraan dan menghindari perpecahan yang dapat merugikan kehidupan bersama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan