Media Kampung – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, harus mengakhiri langkah mereka di Australian Open 2026 setelah tumbang di babak 16 besar. LeoDaniel, sapaan akrab mereka, dikalahkan oleh unggulan kelima asal Tiongkok, Liang Wei Keng dan Wang Chang, dengan skor 15-21, 18-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 37 menit di Quaycentre, Sydney, Kamis (11/6/2026).

Sejak awal gim pertama, kedua pasangan saling jual beli poin hingga kedudukan 8-8. Namun, Liang/Keng mampu tampil lebih dominan dengan mencetak empat poin beruntun dan merebut interval. Mereka terus memperlebar keunggulan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-15.

Baca juga:

Pada gim kedua, LeoDaniel memberikan perlawanan lebih ketat. Mereka mampu bersaing poin demi poin hingga kedudukan 18-18. Namun, pengalaman pasangan Tiongkok menjadi pembeda. Liang/Wang bermain lebih percaya diri di poin-poin krusial dan akhirnya merebut gim kedua 21-18.

Usai pertandingan, Leo Rolly Carnando mengakui bahwa banyak kesalahan sendiri terjadi di gim pertama. Sementara di gim kedua, respons mereka dianggap kurang cepat. “Tadi mereka banyak nge-duluin mainnya, di pertengahan gim pertama sebenarnya sudah coba mengimbangi tapi kami banyak mati sendiri. Di gim kedua mulai menemukan ritme, sudah lebih adaptasi tapi respon kami cukup terlambat, rotasi mereka juga sangat bagus,” ujar pebulu tangkis berusia 24 tahun itu.

Baca juga:

Meski kalah, Leo tetap berusaha mengambil sisi positif. Ia menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi berharga. “Kami bisa mengambil hal positif dari hari ini, kami bisa menakar kemampuan kami sampai dimana dan evaluasi apa ke depan yang harus diperbaiki setelah kembali dipasangkan. Sudah lama juga kami tidak bertemu dengan Liang/Wang jadi bisa tahu bagaimana mereka sekarang,” jelasnya.

Sementara itu, Daniel Marthin menambahkan bahwa shuttlecock bergerak sangat cepat di lapangan. Menurutnya, kunci pertandingan adalah siapa yang bisa mendahului di bagian depan. “Di pertandingan tadi memang kuncinya siapa yang bisa main mendahului depannya dia yang akan dapat keuntungan karena bolanya di sini cukup kencang. Mereka juga main safe tadi,” terang Daniel.

Baca juga: