KA Mutiara Timur Kembali Beroperasi, Memudahkan Akses Wisata ke Banyuwangi
Banyuwangi – Setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19, Kereta Api (KA) Mutiara Timur kembali melayani rute Banyuwangi-Surabaya. Kereta legendaris ini kini hadir dengan rangkaian baru dan menawarkan layanan kelas eksekutif dan bisnis, menambah alternatif transportasi bagi masyarakat dan wisatawan.
Dengan kapasitas mencapai 396 tempat duduk, KA Mutiara Timur diharapkan dapat memperlancar akses ke Banyuwangi, yang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kehadiran kembali KA Mutiara Timur. Menurutnya, kereta ini menjadi salah satu pilihan transportasi penting selain KA Sritanjung, Probowangi, Wijaya Kusuma, dan Blambangan Ekspres yang sudah lebih dulu melayani rute ini.
“KA Mutiara Timur semakin memudahkan wisatawan dan masyarakat untuk berkunjung ke Banyuwangi, dengan menyediakan alternatif akses dari Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya,” ujar Bupati Ipuk pada Senin malam, 2 September 2024.
Sementara itu, Manajer Angkutan Fasilitas Penumpang PT. KAI Daop 9 Jember, Eduard Rudolf, menyatakan bahwa KA Mutiara Timur kini beroperasi setiap hari sejak 1 September 2024. Hal ini berbeda dengan masa sebelum vakum, di mana kereta ini hanya beroperasi pada akhir pekan. Ia juga menambahkan bahwa tingkat okupansi mencapai 120 persen, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan ini.
“Mulai 1 September, Mutiara Timur beroperasi setiap hari, berbeda dengan sebelumnya yang hanya beroperasi pada akhir pekan,” jelas Eduard Rudolf.
KA Mutiara Timur berangkat dari Stasiun Ketapang pada pukul 21.45 WIB dan tiba di Surabaya Pasar Turi pada pukul 04.21 WIB. Sebaliknya, dari Stasiun Pasar Turi, kereta ini berangkat pada pukul 08.55 WIB dan tiba di Ketapang pukul 15.45 WIB. Diharapkan, dengan kembalinya KA Mutiara Timur, mobilitas masyarakat meningkat, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi dan pariwisata di Banyuwangi.



