Media Kampung – Orang tua sering kali berusaha membatasi konsumsi gula pada anak untuk menjaga kesehatan mereka. Namun, bagaimana jika anak tetap mengalami obesitas meskipun jarang mengonsumsi makanan atau minuman manis? Dr. dr. Diana Sunardi, seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik, menjelaskan bahwa risiko obesitas pada anak tidak hanya berkaitan dengan konsumsi gula.

Pentingnya Memperhatikan Asupan Makanan

Dalam acara World Food Day 2026 yang diselenggarakan oleh Danone Indonesia dan UPH di Tangerang, Dr. Diana mengungkapkan, “Kalau anak tidak diberi gula, tetapi mengalami obesitas, coba perhatikan bagaimana asupan yang lainnya, total asupan energi dalam sehari itu.” Ia menekankan bahwa asupan energi dari makanan perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh anak. Oleh karena itu, memperhatikan konsumsi gula saja tidak cukup untuk menjaga berat badan anak tetap sehat.

Aktivitas Fisik Juga Sangat Penting

Selain fokus pada asupan makanan, aktivitas fisik anak juga perlu diperhatikan. Menurut Dr. Diana, orang tua perlu mendorong anak untuk lebih aktif bergerak. “Yang lebih harus diperhatikan pada anak-anak itu justru aktivitasnya. Ada seorang profesor anak bahkan bilang, kalau menurut saya anak itu tidak boleh dibatasi asupan makannya, tetapi yang ditingkatkan itu justru aktivitasnya,” tegasnya.

Dr. Diana mengingatkan bahwa anak-anak masih berada dalam masa pertumbuhan, sehingga mereka memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung perkembangan tubuh mereka. Namun, ini tidak berarti anak boleh mengonsumsi makanan sembarangan tanpa memperhatikan kebutuhan gizinya. Orang tua tetap perlu memberikan makanan bergizi seimbang dengan porsi yang sesuai kebutuhan energi anak.

Mendorong Aktivitas Fisik yang Menyenangkan

Untuk meningkatkan aktivitas fisik anak, orang tua dapat mengajak mereka melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti bermain di luar rumah, bersepeda, berlari, atau permainan yang membuat tubuh mereka aktif bergerak. Kebiasaan ini tidak hanya membantu anak lebih aktif tetapi juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Konsumsi Gula Tetap Perlu Dibatasi

Walaupun aktivitas fisik penting, Dr. Diana juga menekankan bahwa konsumsi gula dan karbohidrat sederhana tetap perlu dibatasi. Konsumsi gula berlebihan tidak hanya berkaitan dengan risiko obesitas, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan gigi anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memantau asupan gula anak sekaligus mendorong mereka untuk beraktivitas lebih banyak.