Media Kampung – Selaras Abdul Wahid (53), ayah dari Z, bocah berusia 10 tahun dengan Down syndrome yang meninggal dunia, menduga anaknya menjadi korban perundungan oleh dua anak tetangganya. Kejadian ini terjadi di rumah mereka di Rungkut, Surabaya, pada 12 September 2026.
Selaras mengungkapkan duka mendalam saat mengenang putra bungsunya yang sehari-hari menggunakan kursi roda. Ia berharap agar proses hukum terhadap pelaku dapat memberikan keadilan. Meskipun demikian, ia tidak menuntut hukuman penjara bagi pelaku yang masih sangat muda, melainkan menginginkan mereka dibina oleh lembaga negara agar dapat menjadi individu yang bermanfaat di masa depan.
“Harapan saya mohon keadilan. Saya enggak ingin anak itu dihukum, saya ingin kedua anak itu dibina oleh lembaga negara untuk dijadikan manusia yang bermanfaat,” ujar Selaras saat ditemui di kediamannya.
Awal Mula Kasus
Peristiwa ini bermula pada pagi hari ketika istri Selaras yang biasa berjualan sari kedelai di pasar pergi berdagang. Selaras yang baru saja menjalani operasi kencing batu tertidur di dalam rumah. Z ditempatkan di kursi roda di teras depan rumah. Berdasarkan rekaman CCTV, dua anak terlihat memasuki area rumah Z dan keluar dalam rentang waktu singkat.
Ketika istri Selaras kembali ke rumah, ia mendapati Z terjatuh dari kursi roda dengan kondisi tubuh membiru dan jeratan tali sepatu di lehernya. Korban juga diduga dijejali cairan sabun colek dan ditaburi daun lamtoro. Meskipun Z sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Perlakuan Sebelumnya
Selaras juga mengungkapkan bahwa perundungan terhadap Z bukanlah yang pertama kalinya. Sebuah insiden sebelumnya terjadi sepekan sebelum kejadian fatal tersebut, di mana Z terlihat dengan tali tambang di lehernya. Sayangnya, karena keterbatasan fisik dan kemampuan berbicara, Z tidak dapat melaporkan apa yang dialaminya.
Kasus ini kini ditangani oleh Polrestabes Surabaya, dan orang tua Z berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta meminta perhatian yang serius dari pemerintah dan aparat penegak hukum.













