Media Kampung, Sumatera Utara – Pengeroyokan terjadi di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Rabu (30 September 2023), akibat isu penculikan anak. Korban pengeroyokan adalah WS, seorang ayah yang berusaha membawa anaknya yang berusia 6 tahun. Teriakan mertua WS yang meminta bantuan kepada warga memicu reaksi massa yang berujung pada pengeroyokan.

Menurut Kasi Humas Polres Humbahas, Bripka Jafar Simanjuntak, peristiwa ini bermula ketika WS, bersama tiga rekannya, berangkat dari Sibolga menuju Desa Sion Julu, Parlilitan. WS ingin menemui anaknya yang tinggal bersama mertuanya. Setelah bertemu, WS meminta izin untuk membawa anaknya jalan-jalan, namun mertua menolak. Meski demikian, WS tetap membawa anaknya ke dalam mobil.

Setelah mendengar teriakan mertua WS, warga sekitar melakukan pengejaran. WS dan teman-temannya dihentikan di Dusun Sitapung dan diamuk oleh massa. Polisi berhasil menangkap 11 pelaku pengeroyokan, dan mereka kini diamankan di Polsek Parlilitan. Keempat orang yang diamuk juga mengalami luka dan sedang dirawat di RSUD Doloksanggul.

Polisi masih menyelidiki keterlibatan mertua WS dalam insiden tersebut. Jafar mengonfirmasi bahwa WS adalah ayah kandung dari anak yang ingin dibawanya. Dia menjelaskan bahwa WS dan istrinya sudah berpisah, dan anak tinggal bersama mertua.

Selain itu, ada laporan terhadap WS atas dugaan penculikan anak yang dilakukan oleh ibu kandung si anak. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.