Media Kampung – Alejandro Garnacho tetap tak bermain dalam kemenangan 3-2 Aston Villa atas Club Brugge, menimbulkan pertanyaan tentang peluangnya di tim.
Villa membuka kampanye Liga Champions dengan hasil positif, mengalahkan Club Brugge di Jan Breydel Stadium. Gol dicetak oleh John McGinn, Emiliano Buendía, dan Nicolas Jackson, sementara Nicolas Tresoldi menambah gol lewat penalti. Kemenangan ini datang di tengah awal musim Premier League yang belum menghasilkan poin, menambah tekanan pada skuad.
Garnacho, bek sayap kiri berusia 19 tahun yang dipinjam dari Chelsea setelah sebelumnya bermain di Manchester United, hanya mencatat tiga penampilan singkat sebagai pengganti di liga domestik, total 31 menit. Situasinya mengundang perbandingan dengan Harvey Elliott, yang juga mengalami minimnya menit bermain selama masa pinjamannya dari Liverpool.
Di sisi lain, George Hemmings, rekan setim yang lebih muda, mendapatkan tempat di starting XI pada sayap kiri dan menampilkan performa impresif dalam debut Liga Championsnya. Pelatih Unai Emery menegaskan bahwa Garnacho harus membuktikan diri untuk mendapatkan kesempatan bermain, menekankan pentingnya kompetisi internal.
Beberapa suporter mengungkapkan kekhawatiran melalui media sosial, menyoroti kemungkinan Garnacho akan mengalami nasib serupa dengan Elliott jika tidak segera mendapatkan menit bermain. Mereka menilai bahwa kurangnya kepercayaan dapat menghambat perkembangan pemain muda tersebut.
Ke depan, Aston Villa akan menghadapi Nottingham Forest di liga domestik dan melanjutkan fase grup Liga Champions melawan Fenerbahçe. Bagaimana Emery menilai perkembangan Garnacho dan apakah ia akan mendapatkan peluang lebih banyak menjadi sorotan utama bagi pendukung Villa.













Tinggalkan Balasan