Media Kampung, Serang – Pemerintah Kota Serang tengah mempertimbangkan relokasi SMP Negeri 4 dari Jalan Juhdi ke kawasan Ciracas sebagai bagian dari rencana pembangunan gedung parkir untuk mendukung kawasan Rola Baroe. Rencana ini mendapat sorotan dari sejumlah alumni yang menilai pemindahan sekolah dapat menghilangkan nilai historis dan identitas pendidikan yang telah melekat sejak dekade 1960-an.

Relokasi tersebut menjadi perhatian khusus karena SMPN 4 Serang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu institusi pendidikan penting di Kota Serang. Awalnya sekolah ini dikenal sebagai Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) Negeri Serang dan berperan besar dalam perkembangan pendidikan kejuruan ekonomi di daerah tersebut sejak 1960-an.

Baca juga:

Nilai Sejarah SMPN 4 Kota Serang

SMPN 4 Serang berawal dari pemanfaatan ruang di gedung Keresidenan Banten, yang kini menjadi Kantor Gubernur Banten. Sekolah ini resmi berdiri pada 1967 dengan nama SMEP Negeri Serang dan telah mengalami perubahan fungsi menjadi sekolah menengah pertama umum sejak 1979. Sejumlah kepala sekolah dan tokoh pendidikan turut berperan dalam membangun reputasi sekolah yang kini menjadi bagian penting sejarah pendidikan Kota Serang.

Alumni dan Masyarakat Meminta Kajian Lebih Mendalam

Beberapa alumni menegaskan pentingnya mempertimbangkan nilai historis dan fungsi sosial sekolah sebelum mengambil keputusan relokasi. Menurut salah satu alumni, Dikro, keputusan tidak boleh hanya berfokus pada aspek lahan semata, sebab gedung tersebut menyimpan cerita perjalanan masyarakat dan pendidikan di Serang.

Dikro juga mengusulkan agar Pemkot mencari alternatif lokasi pembangunan gedung parkir yang tidak mengorbankan fasilitas pendidikan maupun bangunan bersejarah. Ia mencontohkan konsep kawasan Malioboro di Yogyakarta yang menempatkan area parkir di sekitar kawasan utama, bukan mengambil ruang strategis di tengah kawasan.

Baca juga:

Alternatif lokasi seperti kawasan Cilame disebutnya layak dikaji lebih lanjut sebagai opsi pembangunan fasilitas parkir yang tidak mengganggu institusi pendidikan maupun nilai sejarah kota.

Konteks Pembangunan dan Pengembangan Kawasan

Rencana ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan Pasar Lama dan mendukung pengembangan fasilitas parkir terpadu di Kota Serang. Saat ini, rencana relokasi SMPN 4 masih dalam tahap pembahasan dan kajian oleh pemerintah kota untuk menentukan langkah terbaik yang seimbang antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian nilai sejarah.

Perlunya Diskusi dan Kajian Terbuka

Sejumlah pihak meminta Pemkot Serang membuka ruang diskusi yang lebih luas dengan melibatkan alumni, masyarakat, dan pakar sejarah sebelum mengambil keputusan akhir tentang relokasi SMPN 4 dan pengalihan fungsi lahan menjadi gedung parkir. Hal ini dianggap penting agar pembangunan tidak mengorbankan warisan budaya dan identitas pendidikan di Kota Serang.

Baca juga:

Dengan mempertimbangkan berbagai aspek tersebut, diharapkan keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta menjaga keberlangsungan nilai sejarah dan pendidikan di kota Serang.