Media Kampung, Cilegon – Sebanyak 26 dari total 43 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Cilegon kini telah mulai beroperasi, menunjukan kemajuan signifikan dalam pengembangan ekonomi lokal. Beberapa koperasi bahkan berhasil mencatat omzet penjualan kebutuhan pokok hingga puluhan juta rupiah.

Perkembangan KKMP di Cilegon

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DinkopUKM) Kota Cilegon, Suhendi, menjelaskan bahwa dari 43 KKMP, sekitar 26 hingga 27 koperasi sudah aktif menjalankan usaha. Sisanya masih dalam tahap persiapan, terutama dalam pengumpulan modal dan perekrutan anggota.

Baca juga:

“Modal koperasi berasal dari simpanan pokok dan wajib anggota. Saat ini, yang belum beroperasi masih dalam proses pengumpulan modal dan anggota,” ujar Suhendi pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Omzet dan Aktivitas Usaha

Beberapa KKMP telah menunjukkan kinerja yang menjanjikan. KKMP Kotabumi melaporkan omzet hingga Rp50 juta, sementara KKMP Kedaleman mencapai sekitar Rp30 juta hingga Agustus 2026. Omzet yang tinggi ini umumnya didukung oleh jumlah anggota yang besar, yang juga memperkuat modal koperasi dan memperlancar perputaran usaha.

Baca juga:

Hingga kini, kegiatan utama KKMP masih berfokus pada perdagangan kebutuhan pokok sehari-hari, terutama sembako. Pasokan barang berasal dari Bulog dan beberapa mitra lainnya, termasuk produk seperti sabun dari Wings. Unit simpan-pinjam belum dioperasikan, sehingga kegiatan koperasi masih terbatas pada penjualan barang.

Penjualan dengan Harga Terjangkau

Suhendi menegaskan bahwa KKMP wajib mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat. “Harga barang di Koperasi Merah Putih tidak boleh melebihi HET,” jelasnya.

Baca juga:

Dukungan Pemerintah Kota Cilegon

Pemerintah Kota Cilegon terus mendorong KKMP yang belum beroperasi agar segera menyelesaikan pembentukan anggota dan memperkuat modal usaha. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak koperasi dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Program KKMP ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor usaha kecil dan menengah, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat kelurahan.