Media Kampung, Rio de Janeiro – Corinthians berhasil memastikan langkah ke babak perempat final Copa Libertadores setelah mengalahkan Rosario Central dengan skor 1-0 di kandang sendiri. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Breno Bidon pada menit-menit akhir pertandingan meski timnya harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua.
Corinthians harus menghadapi situasi sulit setelah Raniele menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Enzo Copetti, membuat tim tuan rumah bermain dengan pemain lebih sedikit selama lebih dari setengah jam. Meski begitu, mereka mampu mempertahankan serangan dan akhirnya memecah kebuntuan berkat tendangan first-time dari Bidon yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Memphis Depay.
Hasil ini melengkapi hasil imbang tanpa gol pada laga leg pertama di Argentina, sehingga Corinthians unggul agregat 1-0 dan melaju ke babak delapan besar. Kemenangan ini penting karena menegaskan dominasi Corinthians di Grup H dan membuka peluang mereka untuk terus bersaing di kompetisi tingkat klub Amerika Selatan ini.
Selain itu, drama kontrak Memphis Depay yang sempat memanas akhirnya berakhir dengan perpanjangan kontrak hingga 2028. Depay setuju melakukan pengurangan gaji signifikan demi mendukung keberlanjutan keuangan klub dan memperkuat skuad Corinthians dalam jangka panjang.
Di sisi lain, pemain asal Brasil yang kini membela Arsenal, Gabriel, mengungkapkan impiannya untuk mengakhiri karier profesional di klub masa kecilnya, Corinthians. Hal ini menambah sentuhan emosional dan kebanggaan bagi klub yang kini tengah menunjukkan performa kuat di pentas internasional.
Kemenangan Corinthians ini menunjukkan ketahanan dan semangat juang tinggi meskipun dalam tekanan, serta kesiapan mereka menghadapi babak selanjutnya di Copa Libertadores. Dengan dukungan penuh dari suporter dan manajemen yang stabil, Corinthians optimis melangkah lebih jauh di kompetisi bergengsi ini.














Tinggalkan Balasan